• Pawai obor menyambut tahun baru Islam.
    Pawai obor menyambut tahun baru Islam.

Umat Islam di Indonesia menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah hari ini. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap di momentum tahun baru Islam kualitas hidup semakin membaik.

"Selamat Tahun Baru 1440 Hijriah. Semoga kualitas hidup kita semakin membaik," kata Lukman di Twitternya @lukmansaifuddin.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, juga mengucapkan selamat tahun baru Islam. Melalui Instagram, Anies berharap tahun baru menjadi awal semangat untuk membangun Jakarta yang lebih baik.

"Selamat Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram 1440. Semoga di tahun ini kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan terus melangkah bersama membawa Jakarta dan Indonesia menjadi lebih baik. Insya Allah..." tulis Anies.

Presiden Jokowi menyampaikan selamat Tahun Baru 1 Muharam 1440 Hijriah. Dia berharap tahun baru ini dimaknai dengan semangat berhijrah menuju Indonesia maju.

"Selamat Tahun Baru 1440 Hijriah," kata Jokowi melalui akun Twitternya, Selasa (11/9/2018).

Jokowi mengatakan Indonesia bisa berhijrah menuju Indonesia maju dengan kerja keras dan rida Allah Swt. "Dengan kerja keras dan berharap rida-Nya, kita berhijrah menuju Indonesia yang maju," ujarnya.

"Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H. Semoga di tahun baru ini, Allah Swt terus menurunkan Rahmat dan Barokahnya kepada bangsa kita, menjadi bangsa yang besar dan kuat. Menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghaffur. Aamiin," tulis Prabowo di akun Twitter-nya, @prabowo.

Pawai obor menyambut Tahun Baru Islam diikuti ribuan pelajar dan remaja di Kabupaten Gorontalo. Dengan tertib mereka membawa obor keliling pusat kota Kecamatan Tibawa sambil bertakbir dan menyanyikan lagu-lagu rohani.

Dengan mengenakan baju koko putih, peserta pawai pria membawa obor berbahan bakar minyak tanah. Yang perempuan dipadu dengan jilbab.

“Kami menyambut tahun baru 1 Muharram 1440 Hijriyah dengan menggelar pawai obor,” kata Susanto, pelajar dari salah satu sekolah di Tibawa. Pawai dimulai seusai Shalat Isya, mereka berkumpul di lapangan membentuk  kelompok sesuai utusan, dari sekolah atau remaja masjid.

Sementara itu, ribuan warga Kabupaten Gayo Lues, Aceh mengikuti kegiatan tabligh dan zikir akbar di Kecamatan Kutapanjang, Selasa (11/9/2018).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut tahun baru Islam, bersamaan dengan penutupan MTQ ke-VII tingkat Kabupaten Gayo Lues yang dipusatkan di Kecamatan Kutapanjang.

Kegiatan tabligh dan zikir akbar ini diikuti juga oleh kaum ibu anggota wirid dari sebelas kecamatan di Kabupaten Gayo Lues.

Dari Banyuwangi, Festival Grebeg Suro digelar untuk menyambut tahun baru Hijriyah. 25 Tumpeng raksasa diarak dan ribuan masyarakat pun memadati rute arak-arakan sepanjang 3 km.

"Ini merupakan tradisi tahunan masyarakat Pekulo untuk memperingati satu suro atau datang tahun baru hijriyah," terang Ketua Panitia Andre Subandrio saat prosesi pemberangkatan.

Tak sekadar perayaan, Grebeg Suro juga bertujuan memohon doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk memberikan keselamatan dan keberkahan bagi daerah tersebut. "Leluhur kami mengajarkan demikian untuk membersihkan kampung dari bala, musibah dan mara bahaya," imbuh Andre.

Andre bercerita, awalnya tradisi suroan hanya dilakukan secara individu di rumah masing-masing. Sejak 2012, tradisi suroan tersebut dibuat secara serempak satu kampung. Mereka membuat tumpeng dari dua jenis. Ada yang berupa tumpeng nasi kuning atau putih dan adapula yang berupa tumpeng yang terbuat palawija (sayur mayur). (Detik/Tribunnews)

Tags

Sep 11, 2018 14:05 Asia/Jakarta
Komentar