• Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran
    Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengatakan, pemenang pemilu adalah rakyat Republik Islam Iran dan pemerintahan Islam, di mana –meskipun ada konspirasi dan upaya musuh– namun mampu menarik kepercayaan lebih dari bangsa besar Iran dan menunjukkan kilauan baru di setiap periodenya.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan hal itu dalam pesannya pada Sabtu (20/5/2017) seperti dilansir situs informasi kantor Rahbar.

Beliau mengucapkan terimakasih atas partisipasi luas rakyat Iran dalam pemilu presiden periode ke-12 dan pemilu Dewan Islam Kota dan Desa periode ke-5.

Ayatullah Khamenei menambahkan, partisipasi luas rakyat dalam pemilu dan antrian panjang masyarakat dari berbagai lapisan untuk memberikan suara mereka di kotak-kotak suara di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) menunjukkan tanda yang jelas tentang kuatnya pondasi demokrasi Islam dan keterikatan masyarakat kepada karunia besar Allah Swt ini, dimana Iran dan bangsa negara ini mencapai kehormatan dalam menghadapi ujian.

Rahbar menjelaskan, Iran kembali meruntuhkan kubu kejahatan dan kedengkian. Pasca pemilu, lanjutnya, rakyat Iran harus berpikir tentang persatuan yang merupakan salah satu faktor penting bagi kekuatan nasional, dan semua harus berusaha untuk memahami tugasnya guna memajukan negara menuju tujuan-tujuan besar.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran lebih lanjut berpesan kepada Presiden Iran dan semua yang akan terlibat dalam pemerintahan mendatang untuk mengambil langkah dan upaya serius untuk mengatasi berbagai persoalan negara dan jangan pernah sedikitpun lalai dari "garis lurus" ini.

Ayatullah Khamenei juga meminta mereka untuk memperhatikan lapisan masyarakat lemah, desa-desa dan wilayah miskin, menjadikan martabat nasional dan penjagaan kebijaksanaan dalam hubungan internasional sebagai prioritas, dan menindak korupsi dan kerusakan sosial.

Di bagian lain pesannya, Rahbar mengucapkan terimakasih kepada setiap individu peserta pemilu terutama  para Marji dan ulama, intelektual, tokoh-tokoh politik, budaya dan seni serta semua kandidat pemilu presiden, dan juga kepada para pelaksana dan pengawas pemilu, aparat kemananan dan Lembaga Penyiaran Nasional Iran (IRIB).

Pemilu presiden Iran periode ke-12 dan pemilu Dewan Islam Kota dan Desa periode ke-5 telah digelar di negara ini dan 102 negara dunia pada Jumat, 19 Mei 2017.

Berdasarkan pengumuman hasil akhir pemilu ini, Hassan Rouhani, Presiden petahana terpilih kembali sebagai Presiden Iran dengan mengantongi lebih dari 23 juta suara.

Abdolreza Rahmani Fazli, Menteri Dalam Negeri Iran kepada wartawan pada Sabtu mengatakan, dari 41.220.131 suara, Rouhani memperoleh 23.549.616 suara dan dinyatakan terpilih sebagai Presiden Iran untuk empat tahun ke depan.

Ia menambahkan, pada pemilu presiden periode ini, Sayid Ebrahim Raeisi Sadaat mengantongi 15.786.449 suara, Mostafa Agha-Mirsalim meraih 478.215 suara dan Mostafa Hashemi Taba memperoleh 215.450 suara.

Hassan Rouhani, Sayid Ebrahim Raesi Sadaat, Mostafa Agha-Mirsalim dan Mostafa Hashemi Taba adalah empat calon presiden yang bersaing dalam pemilu persiden periode ke-12.

56.410.234 warga Iran memenuhi syarat untuk memilih dalam pemilu presiden dan pemilu Dewan Islam Kota dan Desa. Dengan demikian lebih dari 70 persen atau lebih dari 40 juta pemilih berpartisipasi dalam pemilu ini. (RA)  

Tags

Mei 20, 2017 18:43 Asia/Jakarta
Komentar