Jun 22, 2017 11:27 Asia/Jakarta
  • Ali Larijani, Ketua Parlemen RII.
    Ali Larijani, Ketua Parlemen RII.

Ketua Parlemen Republik Islam Iran dalam sebuah pesan kepada mitra-mitranya di negara-negara Muslim menulis, krisis yang terjadi di dunia Islam telah mendorong rezim Zionis Israel semakin berani untuk memajukan kebijakan-kebijakan ekspansionisnya.

Ali Larijani menyampaikan hal itu kepada mitra-mitrnya di berbagai negara Muslim menjelang Hari Quds Sedunia.

"Bersamaan dengan ulang tahun ke-50 pendudukan al-Quds, langkah-langkah rezim Zionis (Israel) untuk Yahudisasi tempat ini, melanjutkan pembangunan distrik-distrik Zionis, melancarkan blokade kemanusian dan menumpas serta membunuh rakyat Palestina meningkat, di mana Hari Quds Sedunia bisa menarik perhatian opini publik dunia Islam kepada isu-isu Palestina dan al-Quds," kata Larijani dalam pesannya seperti dilansir IRIB, Rabu (21/6/2017).

Ia lebih lanjut menekankan pentingnya peran dan tanggung jawab parlemen negara-negara Muslim untuk menghadapi kebijakan ekspansionis rezim Zionis dan merealiasaikan hak-hak rakyat tertindas Palestina.

Ketua Parlemen Iran menyerukan pengambilan kebijakan aktif parlemen untuk mendukung Hari Quds Sedunia dan melawan tindakan agresif Israel di al-Quds.

Hari Quds Sedunia tahun ini jatuh pada tanggal 23 Juni 2017 atau 28 Ramadhan 1438 H. Hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadahan ditetapkan oleh Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran sebagai Hari Quds Sedunia. Penetapan ini sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina melawan rezim Zionis Israel.

Penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia menegaskan bahwa bangsa Palestina tidak sendirian dalam menghadapi rezim Zionis yang didukung oleh kekuatan Barat, terutama AS. Tetapi bangsa-bangsa Muslim dan publik dunia hadir bersama mereka mendukung pembebasan Baitul Maqdis dari pengaruh Israel dan sekutunya.

Instruksi langsung Imam Khomeini mengenai penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia pada awal Agustus 1979 tidak hanya terbatas pada lingkup Iran saja. Sebab, kini peringatan Hari Quds Sedunia ini dilakukan setiap tahun oleh berbagai negara dunia dengan tingkat resonansi yang semakin bergema setiap tahunnya. (RA) 

Tags

Komentar