• Ayatullah Ahmad Jannati, Ketua Dewan Ahli Kepemimpinan RII
    Ayatullah Ahmad Jannati, Ketua Dewan Ahli Kepemimpinan RII

Ketua Dewan Ahli Kepemimpinan Republik Islam Iran (Majles-e Khobregan-e Rahbari) mengatakan, Intifada baru rakyat Palestina menunjukkan bahwa Muqawama (perlawanan) merupakan opsi tunggal untuk mencapai tujuan-tujuan rakyat tertindas Palestina dalam menghadapi penjajahan rezim Zionis Israel.

Ayatullah Ahmad Jannati mengungkapkan hal itu dalam pertemuan Dewan Direksi Khobregan-e Rahbari pada Rabu (26/7/2017).

Ia juga mengapresiasi perlawanan rakyat Palestina dalam menghadapi berbagai kejahatan rezim Zionis.

"Saat ini, perlawanan para pemuda Palestina telah memasuki tahap baru, dan kesyahidan-kesyahidan ini akan memaska rezim Zionis untuk menyerah," imbuhnya.

Ayatullah Jannati menjelaskan, rakyat Palestina terutama para pemudanya telah memahami bahwa perlawanan adalah satu-satunya jalan kemenangan dalam menghadapi rezim Zionis.

Ketua Dewan Ahli Kepemimpinan Iran lebih lanjut mengecam sanksi-sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran.

"Sanksi-sanksi ini menunjukkan bahwa para pejabat AS tidak dapat dipercaya," pungkasnya.

Pada Selasa malam, DPR AS melanjutkan pendekatan konfrontatif terhadap Tehran dan Moskow dengan mengesahkan RUU sanksi baru terhadap Iran dan Rusia dengan dukungan suara setuju 419 orang, dan tiga orang menentang.

RUU  yang direvisi ini bertujuan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran dan Rusia di Senat AS. Sanksi yang meliputi daftar nama individu dan instansi serta sejumlah perusahaan yang memiliki hubungan dengan industri pertahananan Iran ini merupakan bentuk nyata dari pelanggaran langsung terhadap perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif). (RA)

Jul 27, 2017 04:36 Asia/Jakarta
Komentar