• Parlemen Iran

Anggota parlemen Republik Islam Iran Ahad (13/8) menyetujui garis besar rencana menghadapi aksi-aksi petualangan Amerika Serikat di kawasan.

Hossein Naghavi-Hosseini, juru bicara komisi keamanan nasional dan kebijakan luar negeri parlemen Iran seraya membacakan laporan komisi ini terkait rencana anti AS mengatakan, di draf anti petualangan Amerika di kawasan, koridor Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dipertahankan dan usulan di draf ini tidak bertentangan dengan kesepakatan nuklir.

Sayid Abbas Araqchi, ketua delegasi pengawas implementasi JCPOA dan sekaligus deputi menlu Iran juga mengatakan, draf ini merupakan bagian dari langkah-langkah yang diratifikasi delegasi ini untuk melawan draf Kongres Amerika Serikat.

Araqchi menjelaskan, sarana Iran menghadapi Amerika tidak terbatas dalam koridor JCPOA dan Republik Islam memiliki banyak fasilitas untuk melawan Amerika.

"Deplu Iran menyetujui draf anti AS yang diratifikasi parlemen dan mendukungnya," papar Araqchi.

Draf anti petualangan Amerika di kawasan disusun dalam sembilan bagian mencakup garis besar, definisi, penentuan strategi, dukungan Amerika terhadap terorisme, pelanggaran HAM oleh Amerika, hukuman dan aksi balasan, melawan sanksi ekonomi Amerika serta dukungan terhadap warga Iran.

Senat Amerika 15 Juni lalu, sebagai kelanjutan dari aksi permusuhan terhadap Tehran, meratifikasi draf sanksi baru anti Iran yang mereka sebut undang-undang melawan aksi instabilitas Iran 2017. (MF)

Aug 13, 2017 13:04 Asia/Jakarta
Komentar