• Menlu Iran Mohammad Javad Zarif.
    Menlu Iran Mohammad Javad Zarif.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, menanggapi pendekatan AS terhadap Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dengan mengatakan, Washington menampilkan dirinya kepada dunia sebagai pihak yang tidak bisa dipercaya dengan melanggar kesepakatan internasional ini.

Mohammad Javad Zarif, dalam wawancara dengan televisi RT (Russia Today), Kamis (7/12/2017) kembali menegaskan bahwa jika AS masih tidak berkomitmen dengan JCPOA, Iran juga punya banyak opsi yang akan membuat mereka tidak senang.

Menurutnya, Presiden AS Donald Trump telah mengadopsi pendekatan konfrontatif terhadap Iran. Pemerintah AS saat ini sama sekali tidak mengedepankan sikap yang diterima secara internasional untuk berinteraksi dengan Iran.

Berbicara tentang perkembangan keamanan di Timur Tengah dan sepak terjang Arab Saudi dalam mendukung para ekstremis, Zarif menegaskan, waktunya telah tiba bagi Saudi untuk mewujudkan kesejahteraan dan ketenangan ketimbang memproduksi kelompok-kelompok teroris dan para diktator.

"Saudi telah memilih semua ular yang diproduksi selama 40 tahun terakhir, termasuk Saddam, Taliban dan Daesh, dimana pada akhirnya menyengat mereka sendiri," sindir Zarif mengacu pada nasib para teroris dan diktator di Timur Tengah.

Ketika ditanya tentang serangan Arab Saudi ke Yaman, menlu Iran menandaskan, satu-satunya cara untuk mengakhiri krisis Yaman adalah menggunakan solusi politik. (RM)

Dec 08, 2017 02:44 Asia/Jakarta
Komentar