• Komandan IRGC Mohammad Ali Jafari
    Komandan IRGC Mohammad Ali Jafari

Komandan Sepah Pasdaran Republik Islam Iran (IRGC), Mayjen Mohammad Ali Jafari seraya menekankan bahwa tujuan utama Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel adalah menghancurkan Masjid al-Aqsa mengatakan, Quds akan menjadi kuburan rezim ilegal Israel.

Ali Jafari Sabu (9/12) di depan sejumlah staf komandan Sepah Pasdaran terkait keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota Israel mengungkapkan, ini semua persiapan untuk menghancurkan Masjid al-Aqsa dan umat Muslim harus menyadari bahwa jika mereka tidak segera melawan konspirasi busuk ini, mereka akan kehilangan kesempatan.

Komandan IRGC Mayjen Mohammad Ali Jafari

Seraya menjelaskan bahwa AS dan Israel telah menorehkan kebodohan paling bersejarah mereka terkait al-Quds menambahkan keputusan ini hasil dari lobi, kesepakatan dan koordinasi sejumlah negara Arab khususnya Arab Saudi dan mereka sejak beberapa bulan lalu telah mengetahui kasus ini.

Komandan IRGC menjelaskan, Arab Saudi berusaha menjadikan sikap Muslim anti kejahatan terbaru AS sebatas ucapan dan statemen, dan mereka mencapai kesepahaman dengan Washington dan Tel Aviv bahwa mereka tidak akan mengambil langkah praktis untuk membela al-Quds serta mengeluarkan isu Palestina dari kepentingan dan sensitifitas dunia Islam.

Trump dan al-Quds

Ali Jafari seraya mengisyaratkan dampak kekalahan regional musuh umat Islam menekankan, umat Islam kali ini sama seperti kasus Kurdistan Irak, Lebanon dan Yaman, akab menghancurkan rencana dan prediksi musuh serta menghukum para pengkhianat.

Presiden AS Donald Trump (6/12) meski ada penentangan luas di tingkat regional dan internasinal, tetap mengakui al-Quds sebagai ibukota rezim penjajah Israel. (MF)

Dec 10, 2017 04:52 Asia/Jakarta
Komentar