• Brigjen Jafari
    Brigjen Jafari

Panglima Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Mohammad Ali Jafari, mengkonfirmasikan kekalahan barisan fitnah baru dan menyatakan, masyarakat yang peka dan berwawasan Iran telah memisahkan diri mereka dari para perusuh, perusak dan antek-antek asing sehingga fitnah baru anti-Republik Islam kembali gagal.

Rakyat Iran pada Rabu (3/1/2017) menggelar demonstrasi besar-besaran di berbagai kota untuk mengumumkan kemarahan dan kecaman mereka terhadap makar baru musuh serta kelompok perusuh oportunis dalam merusak fasilitas publik.

demo warga Iran mengecam gelombang kerusuhan terbaru

Jafari dalam wawancaranya dengan IRIB mengatakan, makar pembunuhan adalah salah satu rencana utama para penyebar fitnah dan tuan mereka dalam gelombang kerusuhan terbaru di Iran, dan mereka ingin terbunuhnya warga dinisbatkan kepada pemerintah Iran, namun dengan kesigapan pasukan keamanan dan kepekaan masyarakat, musuh kembali merasakan kegagalan.

Panglima IRGC ini menambahkan, banyak dari para perusuh yang berada di titik fitnah, mereka telah menerima pelatihan anti-Revolusi Islam dan kelompok munafikin. Para oknum itu telah diidentifikasi dan ditangkap.

Menyinggung keprihatinan bohong Amerika Serikat, Barat dan rezim Zionis terhadap bangsa Iran, serta pengiringan kelompok penebar fitnah di dalam negeri, Brigjen Jafari mengatakan, jika para pembohong ini, prihatin dan memikirkan rakyat Iran, maka mereka tidak akan pernah memberlakukan sanksi terhadap rakyat Iran.

Seraya menekankan bahwa musuh benar-benar menyadari bahwa mereka tidak pernah dapat mengancam Iran dari sektor pertahanan, Jafari menjelaskan, musuh-musuh telah mengerahkan seluruh dana dan daya mereka pasca era Perang Pertahanan Suci (perang Iran-Irak) untuk merealisasikan ancaman budaya, ekonomi dan keamanan terhadap Iran, namun berkat pertolongan Allah Swt, mereka juga kalah dalam hal tersebut.(MZ)

Jan 03, 2018 20:49 Asia/Jakarta
Komentar