• Kapal Perang berbendara AS.
    Kapal Perang berbendara AS.

Juru bicara Manuver Gabungan Militer Republik Islam Iran bersandi "Mohammad Rasulullah (Saw)" mengabarkan peringatan jet tempur militer Iran terhadap dua kapal perang milik asing yang mendekati lokasi latihan pada Senin (22/1/2018).

Laksamana Muda Mahmoud Mousavi mengatakan, pada jam-jam awal dimulainya manuver bersandi Mohammad Rasulullah Saw, dua kapal perang koalisi pimpinan Amerika Serikat yang mendekati lokasi untuk pengintaian berhasil diidentifikasi pesawat tak berawak Iran dan dilaporkan ke pusat komando dan kontrol.

Menurut Mousavi, pesawat patroli dan pengawasan Iran telah dikirim mendekati lokasi dua kapal asing itu dan memberikan peringatan agar meninggalkan lokasi.

Manuver Gabungan Militer Iran dimulai dengan pembacaan sandi "Ya Rasulullah" oleh Laksamana Habibollah Sayyari, Wakil Komandan Koordinasi Militer Iran dari geladak kapal peluncur rudal, Falakhan di pantai selatan negara ini.

Laksamana Habibollah Sayyari, Wakil Komandan Koordinasi Militer RII.

Laksamana Sayyari mengatakan, manuver ini melibatkan pasukan Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbiya Militer Iran dan digelar selama dua hari di pantai Makran dan Laut Oman hingga di kisaran 15 derajat utara.

Ia lebih lanjut menyinggung bagian dari manuver yang dilaksanakan di perairan internasional.

"Manuver ini membawa pesan perdamaian dan persahabatan untuk negara-negara regional dan untuk meningkatkan kemampuan Republik Islam Iran guna menciptakan keamanan maritim dan garis transfer energi ke kawasan," pungkasnya. (RA)

Tags

Jan 22, 2018 18:39 Asia/Jakarta
Komentar