• Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh.
    Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh.

Komandan pasukan Garda Revolusi Islam Iran divisi aerospace mengatakan, produksi rudal Republik Islam Iran telah meningkat tiga kali lipat.

"Amerika Serikat setiap hari memperluas arsenal-arsenal nuklirnya dan mengatakan bahwa langkah itu untuk melindungi kepentingannya, namun di sisi lain, mereka mengatakan bahwa Iran tidak boleh memiliki rudal," kata Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh di sebuah festival di Tehran, Rabu (7/3/2018).

 

Ia menilai peraturan yang diciptakan kekuatan-kekuatan dunia sebagai peraturan yang lebih buruk dari hukum rimba.

 

"Peraturan dunia berada di tangan AS, Inggris, Perancis, rezim Zionis (Israel) dan kubu arogansi. Mereka yang menulis peraturan ini dan akan mengubahnya kapan pun mereka menginginkannya," ujarnya.

 

Hajizadeh lebih lanjut menyinggung aktivitas kelompok teroris MKO di Perancis, dan menuturkan, kelompok yang telah melakukan berbagai kejahatan terhadap rakyat Iran ini beraktivitas dengan bebas di Perancis, namun jika Iran memberikan izin aktivitas kepada orang-orang yang telah melakukan kejahatan di Perancis, apa yang kira-kira akan terjadi? Dunia hari ini adalah dunia kekuatan dan intimidasi.

 

Komandan pasukan Pasdaran divisi aerospace menjelaskan, hari ini meskipun ada berbagai permusuhan dan langkah-langkah kubu arogansi, namun kekuatan pertahanan Iran lebih kuat dari sebelumnya, dan semua lembaga telah kompak di sektor rudal, terutama rudal dari darat ke darat.

 

Ia menegaskan, upaya musuh untuk membatasi kekuatan pertahanan Iran tidak membawa hasil dan kekuatan arogansi tidak bisa berbuat apapun dalam menghadapi Iran. (RA/PH)

 

 

Tags

Mar 07, 2018 17:59 Asia/Jakarta
Komentar