• Rahbar
    Rahbar

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa Republik Islam tidak akan berunding dengan AS atau negara-negara ekstra-regional soal peran regionalnya.

Ayatullah Khamenei mengemukakan pernyataan tersebut dalam sebuah pertemuan di Tehran pada hari Kamis (08/3/2018) dengan para penyair dan pelantun puisi pada hari kelahiran putri Nabi Muhammad Saw, Sayidah Fatimah az-Zahra (sa), yang di Iran diperingati sebagai Hari Perempuan.

 

"Di saat perannya yang korup dan menghasut di mana-mana, Amerika Serikat menyoal kehadiran Iran di kawasan. Apakah kami harus mendapatkan izin Amerika untuk hadir di wilayah ini?" ujar Rahbar.

 

Rahbar menegaskan, "Apakah untuk hadir di kawasan ini, kami harus bernegosiasi dan berunding dengan pemerintah regional atau dengan Anda? Kapan saja kami ingin hadir di Amerika kami akan berunding dengan Anda!"

Ayatullah Khamenei

 

Menjawab pernyataan sejumlah pejabat Eropa, yang mengindikasikan kesediaan mereka untuk bernegosiasi dengan Iran mengenai kehadirannya di kawasan, Ayatullah Khamenei mengulangi poin di atas, dengan mengatakan, "Apa urusan hal ini dengan Anda? Apakah wilayah ini wilayah kami atau milik kalian? Apa yang kalian lakukan di wilayah ini? Kami membuat kesepakatan dengan negara-negara regional dan telah membuat kesepakatan tersebut maju dan akan terus maju."

 

Pernyataan Rahbar itu mengemuka setelah sejumlah negara Eropa terutama Perancis, melontarkan pernyataan soal apa yang mereka klaim sebagai peran destabilisasi Iran di kawasan dan mendesak menghentikan program rudal Republik Islam.

 

Sebelum kunjungannya ke Iran, Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Yves Le Drian mengklaim bahwa program rudal balistik Iran sangat mengkhawatirkan dan bertentangan dengan resolusi PBB.

 

Menlu Perancis juga mengklaim bahwa kebutuhan untuk mencegah aktivitas rudal Iran menjadi ancaman bagi "semua pemain regional," seraya menambahkan bahwa dia akan mengemukakan masalah tersebut selama kunjungannya ke Tehran.(MZ/PH)

 

Tags

Mar 08, 2018 19:57 Asia/Jakarta
Komentar