• Zarif
    Zarif

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengecam standar ganda Amerika Serikat karena berusaha menghentikan program rudal defensif Iran sembari membanjiri kawasan Timur Tengah dengan berbagai jenis senjata.

Di akun Twitternya pada hari Senin (19/3/20108), Zarif menulis bahwa tekanan terhadap Iran oleh Barat untuk menghentikan program rudalnya terjadi di saat AS dan negara-negara Eropa mendorong sekutu mereka di Timur Tengah untuk membeli lebih banyak senjata.

 

"Layanan Pelanggan oleh produsen senjata AS/E3: Belilah senjata kami dan pemerintah kami akan memberikan dukungan purna jual dengan menekan tetangga Anda untuk melucuti pertahanannya," katanya.

 

Diplomat tertinggi Iran ini menambahkan bahwa Washington dan sekutunya di Eropa mengeluhkan program rudal defensif Iran sambil menggelontorkan senjata senilai ratusan miliar dolar ke kawasan.

drama pertujukan Nikki Haley

 

Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley pada 14 Desember tampil dalam sebuah pertunjukan di depan sebuah tabung besar yang dia klaim sebagai "bukti konkret" bahwa Iran memasok rudal kepada pasukan Yaman yang berperang melawan perang agresi Arab Saudi.

 

Menanggapi tuduhan Haley itu, misi Iran di PBB secara tegas menilai klaim tersebut "tidak berdasar".

 

Pada tanggal 4 November, sebuah rudal yang ditembakkan dari Yaman menargetkan bandara Internasional King Khalid dekat Riyadh, yang menjadi rudal pertama Yaman mencapai ibukota Saudi.

 

Gerakan Houthi, yang melawan agresi Saudi, mengatakan telah menembakkan rudal tersebut, namun rezim Riyadh dengan cepat mengacungkan tuduhan terhadap Iran.

 

Tehran menolak tuduhan itu dan menilainya "provokatif serta tidak berdasar," dan mengatakan bahwa rakyat Yaman telah menunjukkan reaksi "independen" terhadap agresi dan bombardir Saudi di negara mereka.(MZ/PH)

 

Mar 20, 2018 06:57 Asia/Jakarta
Komentar