• Al-Quds
    Al-Quds

Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengatakan, Hari Quds Sedunia adalah hari bersejarah anti kezaliman dan dukungan terhadap bangsa tertindas yang terusir dari tanah airnya sejak 70 tahun silam.

Rouhani Kamis (7/6) menjelang peringatan Hari Quds Sedunia di pesannya menilai Hari Quds tahun ini memiliki karakteristik khusus. Ia menambahkan, tahun ini selain bertepatan dengan peringatan 70 tahun pendudukan bumi Palestina, kita juga menyaksikan Baitul Maqdis, wilayah yang dihormati seluruh umat Muslim ditetapkan Amerika sebagai ibukota rezim Zionis. Tentu langkah Amerika ini bertentangan dengan ketentuan dan hukum internasional.

 

Presiden Iran menjelaskan, tahun ini rakyat Palestina khususnya warga Jalur Gaza mengalami kejahatan dan kezaliman lebih besar dan dari siis lain, selama beberapa bulan lalu kita menyaksikan kunjungan berulang para pemimpin Israel untuk menebar Iranphobia dan upaya melawan kepentingan bangsa Iran pun meningkat drastis.

Image Caption

 

Rouhani menekankan, seluruh bangsa Iran di pawai akbar Hari Quds Sedunia akan menyampaikan pesan kepada rezim penjajah al-Quds bahwa mereka tidak akan melupakan bumi Palestina dan al-Quds dan pembebasan Baitul Maqdis masih menjadi cita-cita bangsa Iran dan seluruh umat Muslim.

 

Ia mengingatkan, tidak lama lagi bangsa Palestina akan kembali ke rumah mereka dan umat Islam akan menunaikan shalat di al-Quds sebagai kiblat pertama mereka.

 

Hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan atas prakarsa Imam Khomeini ditetapkan sebagai Hari Quds Sedunia.

 

Pawai akbar di hari Quds tahun ini akan digelar Jumat (8 Juni 2018) bertepatan dengan 23 Ramadhan 1439 di Republik Islam Iran dan berbagai negara dunia. (MF)

 

Tags

Jun 07, 2018 15:45 Asia/Jakarta
Komentar