• Pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran).
    Pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengatakan Republik Islam tidak akan pernah mentolerir serangan teroris terhadap keamanannya.

Menjawab pertanyaan wartawan soal serangan rudal Iran terhadap basis teroris di Irak Utara, Qasemi menuturkan opsi itu tidak diinginkan oleh Tehran, tetapi manuver teroris, terutama pembunuhan pasukan penjaga perbatasan Iran, telah memaksa pasukan kami untuk melakukan pembalasan dan pencegahan. Demikian dilaporkan kantor berita IRIB, Senin (10/9/2018).

Kelompok teroris melancarkan serangan teror dari wilayah Kurdistan Irak terhadap pasukan penjaga perbatasan Iran dalam beberapa bulan terakhir.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) menyatakan bahwa dalam sebuah operasi sukses pada hari Sabtu, Pasdaran menargetkan lokasi pertemuan para pemimpin kelompok kriminal dan pusat pelatihan teroris dengan tujuh rudal jarak pendek dari darat ke darat.

Pada Juni 2017, Pasdaran juga menembakkan rudal ke basis kelompok teroris Daesh di Deir Ezzor, Suriah sebagai balasan atas serangan mereka di kota Tehran.

Aksi ini menunjukkan tekad dan kapasitas Iran untuk memerangi terorisme dan ancaman terhadap keamanannya. (RM)

Sep 11, 2018 10:13 Asia/Jakarta
Komentar