• Meymand, Desa Indah dan Bersejarah Iran .
    Meymand, Desa Indah dan Bersejarah Iran .

Meymand adalah sebuah desa yang indah dengan rumah-rumah di dalam Gua. Meymand bisa juga dieja Maymand dan Meimand terletak di Provinsi Kerman, tenggara Republik Islam Iran.

Desa Meymand secara terus menerus dihuni selama 2.000-3.000 tahun dan menjadi salah satu dari empat desa tertua yang masih ada dan hidup di Iran.

 

Menurut sejumlah pendapat, desa Meymand telah dihuni selama 12.000 tahun, yaitu sejak "zaman batu pertengahan" dan menjadikannya sebuah desa Mesolitik. Menurut laporan, pahatan batu berusia 10.000 tahun dan tembikar berusia 6.000 tahun telah ditemukan di situs tersebut.

 

Desa Meymand adalah situs warisan dunia UNESCO dan dianugerahi penghargaan Melina Mercouri pada 2005 dari UNESCO. Desa ini terletak sekitar 35 kilometer timur laut kota Babak (Shahr-e Babak), sebuah kota Kerman di jalan yang membentang antara Tehran di utara dan pelabuhan Bandar Abbas di selatan.

 

Shahr-e Babak (kota Babak) disebutkan sebagai tempat kelahiran pendiri dinasti Sasania Persia. Untuk menujuk desa Meymand, wisatawan harus menelusuri jalan dari Shahr-e Babak naik ke pegunungan sekitarnya menunju desa itu di ketinggian 2240 meter.

 

Meymand adalah salah satu distrik Shahr-e-Babak dan merupakan salah satu desa yang spektakuler di Iran. Di sini ada banyak ruang bawah tanah dengan 15 ruang berbatu, melingkar dan tanpa atap. Hal yang sama meliputi area seluas sekitar 400 meter persegi. Di masa lalu, tampaknya menjadi tempat penguburan, sebab tulang kerangka dan artikel lainnya telah ditemukan di sana. Di desa ini terdapat 406 gudang dan 2560 kamar

 

Mesjid batu di Meymand adalah situs lain yang menarik di desa Meymand. Masjid ini disebutkan memiliki umur 260 tahun. Rumah-rumah kuno di pemukiman pedesaan ini menyerupai menara yang dibangun di pegunungan batu keras ini. Rumah berbentuk menara ini sangat kuat dan tahan lama. Terdapat bilik, koridor dan pilar yang menampilkan arsitektur yang sangat menarik.

 

Seni batu dapat ditemukan di dan sekitar desa Meymand. Tiga kilometer timur laut dari desa ini, di samping jalan berbatu yang menuju lembah Tela, terletak sebuah bukit bernama Mar Khazineh. "Mar" dalam dialek lokal bermakna bukit.

 

Mengingat kemiringan lembah di sekitarnya, maka tempat tinggal penduduk desa Meymand ditempatkan dalam mode bertingkat dan memiliki ketinggian 2 m serta luas hampir 16-20 meter persegi. Tempat tinggal ini tanpa jendela atau cerobong asap. Di tengah setiap ruang adalah kompor yang digunakan untuk keperluan memasak serta menghangatkan tempat tinggal. Saat ini, terdapat 150 orang yang masih tinggal di desa bersejarah ini.

 

Menurut penelitian, jika kita melihat Meymand dari 0/5 km, kita seperti melihat sejarah dari "silinder yang dalam." Dengan kata lain, melihat Meymand berarti melihat sejarah dan kehidupan biasa orang-orang yang tertarik pada sejarah, masa lalu dan masalah-masalahnya. (RA)

 

Tags

Sep 11, 2018 18:18 Asia/Jakarta
Komentar