• Kompleks Makam Sheikh Safi al-Din Ardabili.
    Kompleks Makam Sheikh Safi al-Din Ardabili.

Kompleks makam Sheikh Safi al-Din Ardabili dibangun pada awal abad ke-16, namun dibangun kembali pada akhir abad ke-18, terutama dibangun berdasarkan arsitektur Islam dan terdiri dari bagian yang berbeda mengenai budaya Iran, seperti masjid, perpustakaan utama besar, rumah sakit, sekolah, makam dan sebagainya.

Kompleks makam Sheikh Safi al-Din Ardabili yang terletak di kota Ardabil, Republik Islam Iran ini terdaftar pada Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2010. Setelah Islam masuk Iran sampai invasi Moghol, Ardebil adalah kota terbesar di barat laut Iran. Pada periode ini kota ini hancur selama tiga abad hingga munculnya Dinasti Safawi, di mana Sheikh Safi al-Din (1252-1334) adalah eponimnya.

.

 

Shah Ismail, penerus Sheikh Safi al-Din, sebagai pemimpin sufi di kompleks tersebut dan menjadi Shah pertama Dinasti Safawi. Dinasti Safawi tidak menguras biaya dalam memperkaya dan mendekorasi struktur tempat suci leluhur mereka dengan banyak karya seni.

 

Kompleks ini menjadi fokus bagi para peziarah dari seluruh dunia dan ansambel keagamaan yang berisi karya seni, ornamen, dan arkeologi yang luar biasa dari abad ke-14 hingga ke-18.

 

Kompleks makam Sheikh Safi al-Din Ardabili terdiri dari bazaar (pasar), pemandian umum, alun-alun, bangunan keagamaan, rumah, dan kantor. Ini adalah komplesk terbesar dan terlengkap dan tempat suci Sufi yang paling terkenal karena juga menjadi tempat makam pendiri Dinasti Safawi. Karena alasan-alasan ini, kompleks ini menjadi pameran karya seni dan arsitektur suci dari abad ke-14-18 dan menjadi pusat ziarah keagamaan Sufi.

 

Kompleks makam Sheikh Safi al-Din Ardabili memiliki nilai luar biasa universal sebagai mahakarya artistik dan arsitektur dan representasi yang luar biasa dari prinsip-prinsip dasar Sufisme. Bahasa arsitektur Ilkhanid dan Timurid yang dipengaruhi oleh filsafat Sufi, telah menciptakan bentuk baru dan pola dekoratif. Tata letak ensemble menjadi prototipe untuk ekspresi arsitektur yang inovatif dan referensi untuk kompleks serupa lainnya. Sebagai tempat suci seorang guru Sufi terkemuka, yang juga merupakan pendiri Dinasti Safawi, kompleks tersebut tetap suci di Iran hingga hari ini. (RA

 

Sep 12, 2018 18:10 Asia/Jakarta
Komentar