• Bahram Qassemi
    Bahram Qassemi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut pernyataan bersama komite segiempat Liga Arab yang menyerang Iran, sebagai upaya lari dari masalah dan untuk mengalihkan perhatian publik kawasan dan dunia dari perang yang disulutnya dan dukungan atas terorisme selama bertahun-tahun.

Komite segiempat Liga Arab yang terdiri dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain, Selasa (11/9/2018) dalam pertemuannya di markas Liga Arab di Kairo, menuduh Iran telah mengacaukan situasi Suriah.

Jubir Kemenlu Iran, Bahram Qassemi, Rabu (12/9) mengecam langkah anti-Iran komite tersebut dan menyinggung peristiwa teror 11 September 2001 yang para pelakunya sebagian adalah warga keempat negara itu.

Qassemi menuturkan, dampak agresi militer destruktif mereka di Yaman, tidak lain adalah bencana kemanusiaan luar biasa, kelaparan, wabah penyakit, pengungsian dan kemiskinan jutaan manusia.

pertemuan Liga Arab

Jubir Kemenlu Iran menjelaskan, dalam situasi seperti ini, dengan mengabaikan kejahatan dan didukung beberapa negara transregional serta tidak mempedulikan keberadaan lembaga internasional, mereka bersikeras melanjutkan aksinya.

Menurut Qassemi, Iran selalu ingin menjalankan kebijakan bertetangga yang baik diiringi kepercayaan dan penghormatan timbal balik, serta memiliki lingkungan sekitar yang stabil.

"Republik Islam Iran selalu membantu negara-negara kawasan dalam kondisi sulit atas permintaan mereka sendiri," ujarnya.

Jubir Kemenlu Iran menegaskan, daripada terus menggunakan strategi-strategi yang terbukti gagal, lebih baik negara-negara kawasan merespon upaya dan prakarsa Iran untuk menciptakan dialog dan kerja sama di internal kawasan. (HS)

Sep 13, 2018 03:54 Asia/Jakarta
Komentar