Dec 14, 2018 21:10 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif
    Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, era superpower di dunia ini sudah berakhir dan hal ini menguntungkan Iran.

Stasiun televisi Alalam (14/12/2018) melaporkan, Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif menyinggung peran penting masyarakat di Iran dan menuturkan, Republik Islam Iran adalah salah satu pemain penting di tingkat regional dan internasional, dan dapat ikut menentukan masa depan.

Ia menambahkan, Iran adalah negara kuat dan berpengaruh, dan kenyataan ini bukan yang terjadi dalam 40 tahun terakhir, tapi sejak 7.000 tahun lalu.

Menurut Zarif, Arab Saudi tahun lalu membelanjakan uang senilai 65 miliar dolar untuk membeli senjata dari Amerika Serikat dan beberapa negara Barat lain, namun senator Amerika, Lindsey Graham mengatakan, jika dua minggu saja para penguasa Saudi tidak mendapat dukungan Amerika, maka mereka terpaksa berbicara dalam bahasa Farsi.

Mohammed bin Salman dan Trump

Menlu Iran juga menyinggung statemen Presiden Amerika, Donald Trump yang mengatakan jika tidak ada dukungan Amerika atas Saudi, maka negara itu tidak akan bisa mengurus diri sendiri.

"Sebagai seorang Muslim saya merasa malu dengan pernyataan Trump terkait negara tetangga Iran," ujarnya.

Zarif menegaskan, dunia sudah berubah dan Barat bukan poros semesta, oleh karena itu kebijakan visi ke Timur tidak berarti apapun, sebagaimana juga kebijakan visi ke Barat, karena Barat melihat Timur dan begitu sebaliknya. (HS)

Tags

Komentar