Jan 18, 2019 20:40 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Movahedi Kermani
    Ayatullah Movahedi Kermani

Khatib Jumat Tehran mengatakan, hakikat pembentukan rezim anti pencucian uang dan pendanaan terorisme global, Financial Action Task Force (on Money Laundering) (FATF) adalah menciptakan mekanisme untuk melacak informasi sumber dana Iran dan negara-negara dunia lain.

Khatib Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani (18/1/2019) menuturkan, pusat pencucian uang dan pendanaan terorisme adalah Amerika Serikat dan negara-negara Barat, mereka bersama rezim Zionis Israel adalah pendukung terbesar terorisme di kawasan dan dunia.

Ayatullah Movahedi Kermani menambahkan, Iranlah yang memerangi kelompok teroris Daesh buatan Amerika dan mengusir kelompok ini dari Irak dan Suriah.

Khatib Jumat menyinggung pengakuan Amerika membentuk Daesh di kawasan dengan maksud untuk memecah belah Asia Barat dan menerangkan, Amerika, Israel dan kelompok-kelompok bayaran mereka di kawasan adalah pendukung terbesar kejahatan terhadap rakyat tertindas Yaman dan telah menumpahkan darah ribuan anak dan perempuan negara itu.

rezim anti pencucian uang dan pendanaan terorisme, FATF

Terkait kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina, Ayatullah Kermani menjelaskan, pasca langkah anti-Palestina yang dilakukan Presiden Amerika, rakyat Palestina setiap hari Jumat menggelar unjuk rasa damai di Jalur Gaza, namun dibalas kekerasan oleh militer Israel sehingga ratusan dari mereka gugur dan terluka.

"Satu-satunya cara melawan kejahatan Israel dan Amerika adalah perlawanan, buktinya kita sudah saksikan di Suriah, Irak, Lebanon, Palestina dan penarikan pasukan Amerika dari Suriah," pungkasnya. (HS)

Tags

Komentar