Mar 04, 2019 16:29 Asia/Jakarta
  • Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran
    Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran

Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran hari Ahad (03/03) pada Konferensi Nasional Sejarah Lisan Pertahanan Suci di Tehran mengatakan, "Kekuatan Amerika Serikat semakin menurun di dunia."

Seraya menekankan fakta ini, Shamkhani menambahkan, "Meskipun Amerika, Barat dan negara-negara kawasan mempekerjakan para teroris untuk mencabut akar perlawanan Islam, namun para pemuda Muqawama, pasukan pemerintah Suriah, al-Hashd al-Shaabi, Irak dan Ansarullah, Yaman serta para pembela Makam Suci Ahlul Bait telah membuktikan bahwa Barat bukanlah poros dunia, dan patung kertas kekuatan Amerika yang direkayasa itu dapat dengan mudah diruntuhkan."

Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran

Hari ini dan dalam kondisi kekalahan Daesh (ISIS) di kawasan, kekuatan superior berada pada front Muqawma, Amerika Serikat telah menggunakan upayanya untuk mengalihkan dan meminggirkan perhatian dari masalah utama, yakni kegagalan kebijakan AS dan Israel di kawasan. Rezim Zionis Israel sebagai pusat fitnah dan perang di kawasan, selama sepuluh tahun terakhir telah gagal dalam empat perang besar melawan Hizbullah dan kelompok-kelompok perlawanan Palestina.

Dalam perang 33 hari, 22 hari dan 8 hari, pasukan Muqawama, terlepas dari kenyataan bahwa mereka tidak memiliki peralatan yang layak dalam hal peralatan militer melawan Zionis Israel, tapi kemenangan berada di tangan mereka. Kemenangan ini semakin lengkap dalam perang 51 hari di Gaza. Kegagalan rezim ini terhadap perlawanan saat ini di Lebanon dan Gaza menunjukkan betapa rapuhnya Israel dan pendukung utamanya, pemerintah Amerika Serikat.

Shamkhani dalam menilai hasil dari kemenangan ini mengatakan, "Hari ini meski dana besar sudah dikeluarkan untuk menciptakan keamanan di wilayah pendudukan Zionis Israel, namun upaya Amerika Serikat dan sebagian negara kawasan untuk menjaga keamanan rezim Israel menemui jalan buntu. Zionis Israel tidak merasakan aman di perbatasan, bahkan di dalam wilayah pendudukan.

Dalam kondisi dimana Amerika Serikat, Zionis Israel, Arab Saudi serta sejumlah rezim-rezim despotik dan ilegal di kawasan mendukung kelompok-kelompok teroris Daesh (ISIS), mereka hampir berhasil membuat situasi keamanan di Irak dan Suriah ke jurang disintegrasi, tetapi tidak berhasil dan alasan dari kegagalan ini adalah Muqawama lebih unggul di kawasan.

Muqawama dan kemenangan-kemenangan ini telah menyebabkan dua analisis; pertama, kegagalan rezim Zionis Israel bukanlah legenda, tetapi fakta. Sementara analisis kedua dan yang lebih penting adalah terungkapnya tanda-tanda penurunan kekuatan Amerika Serikat di kawasan.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam sebuah pernyataan baru-baru ini ketika bertemu dengan ribuan orang diar provinsi Azerbaijan Timur, menunjuk pada kelemahan dari front arogan yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Ayatullah Khamenei mengatakan, "Ada banyak alasan yang menunjukkan bahwa kekuatan, otoritas dan kewibawaan Amerika Serikat di dunia sedang menurun dan Amerika saat ini jauh lebih lemah daripada Amerika empat dekade lalu."

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran

Rahbar menambahkan, "Para politisi dungu Amerika mengundang sejumlah negara sekutu, negara lemah dan negara yang diintimidasi ke konferensi Warsawa dan mengambil keputusan anti-Iran, akan tetapi konferensi ini tidak membuahkan hasil apapun dan semuanya menunjukkan kelemahan."

Dari sudut pandang ini, pada hari Ahad (03/03) Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran pada Konferensi Nasional Sejarah Lisan Pertahanan Suci di Tehran mengatakan bahwa kekuatan Amerika Serikat menurun di dunia berdasarkan pada satu fakta.

Kegagalan pemerintah AS untuk membawa perubahan strategis di kawasan dan kegagalan arus koalisi kontra-Iran dan kegagalan puluhan konspirasi lainnya adalah salah satu indikator utama dari fakta bahwa ia hanya menunjukkan jalan kegagalan dan kekalahan yang menanti Amerika Serikat dan sekutunya.

Tags

Komentar