Apr 25, 2019 11:00 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif.
    Mohammad Javad Zarif.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan Iran tidak mencari konfrontasi, tetapi tidak akan lalai dari membela diri.

"Presiden AS Donald Trump tidak menginginkan perang dengan Iran, tetapi sekelompok orang berusaha menyeret dia ke arah perang," ujarnya dalam wawancara dengan Reuters di Misi Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, New York, Rabu (24/4/2019).

Menurut Zarif, tim B termasuk Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, adalah orang-orang yang dapat mendorong Trump ke arah konflik dengan Tehran.

"Para penyusun kebijakan saat ini tidak hanya mencari solusi melalui perundingan, tetapi mereka juga dapat merancang 'insiden' yang bisa memicu krisis yang lebih luas," jelasnya.

Latihan militer Pasdaran di Teluk Persia. (dok)

Zarif menyebut keputusan memasukkan nama Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) dalam daftar organisasi teroris oleh AS, sebagai langkah yang tidak masuk akal.

"Jika AS masih menjaga aturan main, saluran komunikasi dan protokol yang berlaku, terlepas dari kenyataan bahwa kehadiran AS di Teluk Persia sebagai perusak stabilitas, maka Iran tidak akan mengambil tindakan apapun,” tambahnya.

Menlu Iran terbang ke New York pada Selasa lalu, untuk menghadiri konferensi tahunan Majelis Umum PBB tentang "Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian." (RM)

Tags

Komentar