Apr 25, 2019 21:17 Asia/Jakarta
  • Sayid Abbas Mousavi
    Sayid Abbas Mousavi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Sayid Abbas Mousavi mengatakan, Republik Islam senantiasa menekankan perealisasian tuntutan legal rakya Sudan, transisi damai kekuasaan, dihentikannya kekerasan dan penolakan terhadap intervensi asing di negara ini.

Menurut laporan IRNA Kamis (25/4), Sayid Abbas Mousavi menambahkan, transisi cepat kekuasaan kepada sipil dan memperbaiki keputusan keliru di masa lalu seperti pengiriman tentara Sudan untuk membantai rakyat Yaman merupakan hal yang urgen bagi penyelesaian krisis di Sudan.

Krisis di Sudan

Menyusul protes rakyat di Sudan yang berlangsung lebih dari empat bulan, militer negara ini pada 11 April lalu dalam statemennya membenarkan pelengseran Presiden Omar al-Bashir yang berkuasa lebih dari 30 tahun dan mengumumkan kondisi darurat selama tiga bulan serta satu bulan larangan perjalanan.

Awad bin Auf, kepala Dewan Transisi Militer Sudan dalam statemennya mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi ini dan menunjuk Abdel Fattah al-Burhan sebagai penggantinya.

Berdasarkan statemen Dewan Transisi Militer Sudan, dewan ini akan memegang tampuk kekuasaan negara ini selama dua tahun.

Meski Omar al-Bashir dilengserkan, rakyat Sudan masih melanjutkan aksi protes mereka. (MF)


 

 

Tags

Komentar