Mei 15, 2019 18:08 Asia/Jakarta

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengatakan, pilihan pasti bangsa Iran dalam menghadapi musuh adalah perlawanan di semua lini, karena negosiasi dengan pemerintah AS saat ini adalah racun.

Rahbar menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi negara, anggota parlemen, dan para aktivis politik di Tehran, Selasa (14/5/2019) sore.

Ayatullah Khamenei menegaskan, perang tidak akan terjadi, tetapi yang akan terjadi adalah perang tekad. Dalam hal ini, tekad bangsa Iran dan sistem Republik Islam lebih kuat dari musuh dan dengan izin Allah Swt, kali ini kita juga akan menang.

"Musuh-musuh Republik Islam khususnya Amerika Serikat mengira bahwa mereka mampu memukul Iran dengan sanksi luar biasa, namun Republik Islam kuat karena dukungan rakyat dan pejabat," tambahnya.

"Tidak seorang pun harus takut akan AS yang tampak digdaya, baik kehebatan mereka maupun kekayaan Qarun yang dimiliki negara-negara (Arab) di Teluk Persia. Kekuatan mereka yang sebenarnya jauh lebih kecil daripada kegaduhan yang mereka buat," ungkap Ayatullah Khamenei.

Rahbar lebih lanjut menjelaskan AS berhadapan dengan banyak persoalan sosial dan ekonomi di dalam negeri.

"Kementerian Pertanian AS telah melaporkan bahwa 41 juta orang Amerika membutuhkan makanan, lebih dari 40 persen bayi dilahirkan di luar nikah, ada 2,2 juta tahanan, mereka memiliki tingkat pemakai narkoba tertinggi, dan 31 persen kasus penembakan massal di dunia terjadi di AS," paparnya.

Ayatullah Khamenei mengingatkan semua orang agar tidak terpesona dengan kehebatan AS. Tentu saja, kita juga tidak bisa meremehkan mereka, tetapi mereka tidak sekuat itu dan mereka terjebak dalam banyak masalah.

"Konspirasi AS biasanya menjadi bumerang buat mereka dan akhirnya membahayakan diri mereka sendiri baik secara politik maupun keamanan," pungkasnya. (RM)

Tags

Komentar