Mei 15, 2019 19:02 Asia/Jakarta

Jutaan kupu-kupu terbang menuju daerah perkotaan dan pedesaan di tenggara Tehran, ibukota Republik Islam Iran dan menciptakan pemandangan yang indah.

Sejak pertengahan pekan lalu, jutaan kupu-kupu terbang ke arah kota Qarchak, Pishva dan Varamin di sekitar Tehran dan menciptakan pemandangan indah di daerah perkotaan dan pedesaan, terutama di kebun, peternakan, dan rumah-rumah pertanian.

Beberapa petani khawatir atas kedatangan kupu-kupu, terutama setelah jutaan belalang padang pasir masuk ke beberapa daerah di selatan Republik Islam Iran dan mengancam lahan pertanian dan perkebunan.

Para petani sempat berniat untuk menghalau kupu-kupu tersebut dengan pestisida. Namun, para pejabat dan pakar mengatakan bahwa kupu-kupu ini bukan hama dan petani tidak perlu khawatir dengan keberadaan mereka.

Kepala Departemen Lingkungan Varamin Mansour Golmohammadi mengatakan penelitian menunjukkan bahwa kupu-kupu ini tidak membahayakan buah dan pohon hias, dan dapat digunakan sebagai makanan untuk burung dan membantu proses penyerbukan.

"Di daerah padang pasir dan pada saat pohon aras mekar, jutaan kupu-kupu datang ke daerah ini, di mana ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir," imbuhnya.

Beberapa pejabat lain Varamin mengatakan saat ini banyak dari kupu-kupu ini ada di pertanian kubis tetapi tidak membahayakan tanaman ini.

Sementara itu, pakar seranggga Organisasi Perlindungan Lingkungan Hidup Iran Alireza Nadari mengatakan, kupu-kupu tidak akan merusak lahan pertanian, tanaman dan juga tidak membahayakan manusia.

Dia menambahkan, meningkatnya jumlah kupu-kupu ini setelah hujan lebat dalam beberapa minggu lalu adalah fenomena yang alami.

Pertumbuhan tanaman yang meningkat, kata Alireza, menyebabkan bertambahnya makanan untuk kupu-kupu sehingga serangga ini berkembang biak dengan mudah.

Curah hujan baru-baru ini meningkatkan jumlah serangga tersebut namun tidak dianggap sebagai hama. Hewan cantik ini tidak hanya tidak diakui sebagai hama, tetapi juga memiliki dampak menguntungkan bagi lingkungan dengan memakan serangga kecil.

Beberapa minggu yang lalu, hujan deras menyebabkan banjir di sebagian daerah di Republik Islam Iran dan menimbulkan kerusakan parah di kota-kota dan desa-desa, terutama di lahan pertanian dan kebun.

Pada saat yang sama, jutaan belalang mengerikan dari Arab Saudi menyerang lahan pertanian di Iran, dan menurut para pakar lingkungan, akan mengancam pertanian Iran selama setidaknya 5 tahun. (RA)

Tags

Komentar