Mei 16, 2019 21:15 Asia/Jakarta
  • Majid Takht-Ravanchi, Wakil Tetap Iran di PBB
    Majid Takht-Ravanchi, Wakil Tetap Iran di PBB

Wakil Tetap Republik Islam Iran di PBB dalam wawancara dengan radio NPR New York, mengatakan, " Republik Islam Iran tidak tertarik dengan ketegangan di kawasan, tetapi siap mempertahankan diri."

Menurut laporan IRNA, Majid Takht-Ravanchi Kamis pagi (16/05) di wawancaranya menekankan bahwa Iran sedang berusaha untuk mengurangi ketegangan di kawasan.

"Sayangnya, beberapa orang di Washington dan wilayah Asia Barat berusaha untuk meningkatkan ketegangan dan provokasi, tetapi Republik Islam Iran percaya bahwa kepentingan semua pihak untuk mencegah insiden semacam itu," ujar Takht-Ravanchi.

JCPOA

Watap Iran untuk PBB tentang foto yang diduga New York Times bahwa kapal-kapal Iran telah dipersenjatai mengatakan, "Rumor ini adalah bagian dari klaim palsu yang diarahkan terhadap Iran untuk mempersiapkan konflik dan perang."

Mengenai keputusan Iran untuk keluar dari sebagian pembatasan yang ada di Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) menjelaskan, "Tindakan Iran didasarkan pada pasal 26 dan 36 JCPOA dan tindakan ini sebenarnya bertujuan untuk mempertahankan JCPOA."

Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran baru-baru ini sebagai respons atas tindakan Amerika yang keluar dari JCPOA dan mengembalikan sanksi anti-Tehran, mengumumkan penghentian penjualan uranium yang telah diperkaya dan air berat selama 60 hari, agar negara-negara Eropa dapat menutupi kekurangannya terkait JCPOA selama tenggat waktu ini.

Sesuai dengan pasal 36 JCPOA, Iran dapat mengurangi sebagian komitmennya ketika sanksi dikembalikan.

Tags

Komentar