• Datuk Sri Haji M. Najib bin Tun Haji Abdul Razak, PM Malaysia.
    Datuk Sri Haji M. Najib bin Tun Haji Abdul Razak, PM Malaysia.

Perdana Menteri Malaysia mengisyaratkan pelaksanaan pemilu sebelum musim Lebaran Haji tahun ini, yang akan dimulai pada Juli.

Datuk Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak menyinggung hal itu ketika bertemu dengan para calon jemaah haji yang dibiayai oleh 1MDB pada Jumat, 2 Februari 2018.

Menurutnya, para calon jemaah haji pasti akan berangkat pada 14 Juli, setelah dua hari "raya".

"Ketika saatnya Anda pergi, maka itu setelah Hari Raya (Idul Fitri) dan juga hari raya lainnya," kata Najib Razak seperti dilansir Straits Times.

Hari raya lainnya yang dimaksud adalah "Pilihan Raya" atau Pemilu dalam istilah di Malaysia. Pernyataan tersebut dilontarkan PM Malaysia di tengah ketidakpastian waktu pemilu raya, sementara masa kerja parlemen sudah berakhir pada 24 Juni.

Berdasarkan konstitusi, Komisi Pemilihan harus menggelar pemilu paling lambat 60 hari setelah parlemen dibubarkan. Anggota parlemen atau legislator Malaysia memiliki masa tugas lima tahun.

Sebelumnya, PM Malaysia mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu " inspirasi" untuk menggelar pemilu. Pernyataan itu diungkapkan saat menjadi Ketua Dewan Tertinggi Partai UMNO pekan lalu.

"Saya sedang menunggu limpahan inspirasi, atau ilham sebagaimana yang orang Malaysia katakan, untuk mencari tanggal yang pas," ujarnya. (RA)

Tags

Feb 06, 2018 15:31 Asia/Jakarta
Komentar