• Iran-Malaysia
    Iran-Malaysia

Volume perdagangan non migas antara Republik Islam Iran dan Malaysia selama empat bulan pertama tahun 2018 diprediksikan senilai lebih dari 152 juta dolar dan naik lebih dari 93 persen.

Hubungan bisnis ini ditinjau mulai dari 21 Maret hingga 22 Juli. Laporan yang mengutip dari data statistik kantor bea cukai Iran menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tersebut, volume perdagangan ini naik 93,34 persen dari sisi tonage dan naik 30,95 dari sisi volume bila dibanding dengan tahun sebelumnya.

 

Oleh karena itu, ekspor Iran ke Malaysia selama tempo tersebut selain bertambah 219 ton senilai lebih dari 57 juta dolar dibanding tahun sebelumnya, juga naik 26 persen dari sisi beratnya. Hal ini menunjukkan Malaysia menjadi tujuan ke 24 ekspor Iran.

 

Ekspor non migas Iran ke negara Asia Tenggara ini mayoritasnya berupa besi dan baja, serta produk setengah baja. Sementara Malaysia selama ini juga mengekspor produknya lebih dari 84 ribu ton senilai 94 juta dolar ke Republik Islam Iran.

Ekspor Iran

 

Malaysia juga menjadi eksportir terpercaya ke 23 ke Iran selama empat bulan pertama tahun ini. Mayoritas ekspor Malaysia ke Iran mencakup minyak kelapa sawit, kulit dan elektroda batubara.

 

Atase ekonomi Republik Islam Iran di Malaysia sebelumnya mengatakan, Iran dan Malaysia bersama-sama mampu mengembangka industri dan perdagangannya masing-masing.

 

Selama perundingan antara delegasi investor Malaysia dan pengusaha Iran di Khurasan Razavi di kota Mashad, ia mengatakan, komisi bersama kerja sama ekonomi antara Iran dan Malaysia juga telah dibentuk yang terdiri dari enam komisi perdagangan dan investasi, asuransi dan perbankan, teknologi komunikasi, energi dan lingkungan hidup, logistik dan transportasi, kesehatan dan pariwista. Adapun komiis asuransi dan perbankan serta logistik dan transportasi telah aktif.

 

Menurutnya, tahun lalu telah ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Bank Sentral Iran dan Malaysia. (MF)

 

 

Sep 17, 2018 19:26 Asia/Jakarta
Komentar