• pasukan Yaman
    pasukan Yaman

Kementerian Hak Asasi Manusia Yaman menilai pernyataan perwakilan Arab Saudi pada sidang periodik Dewan Hak Asasi Manusia PBB ke-38, sebagai upaya baru rezim Al Saud untuk lari dari tanggung jawabnya di hadapan ketentuan internasional dan juga menyembunyikan kejahatannya di Yaman.

Televisi Alalam melaporkan, Kementerian Hak Asasi Manusia Yaman, merilis pernyataan dan menekankan bahwa pernyataan perwakilan Arab Saudi di Jenewa yang menolak laporan Kantor Komisaris Tinggi Dewan HAM mengenai korban warga sipil di Yaman, menunjukkan upaya Arab Saudi untuk lari dari tanggung jawabnya.

Kementerian HAM Yaman juga meminta para perwakilan PBB, Komisaris Tinggi Dewan HAM dan lembaga-lembaga internasional yang aktif dalam urusan Yaman serta anggota Dewan untuk meninjau kembali berbagai lokasi kejahatan rezim Al Saud untuk mengetahui dari dekat fakta tentang pelanggaran nyata ketentuan internasional dan HAM oleh Saudi di Yaman.

Abdulaziz al-Wasil, perwakilan Arab Saudi, pada Rabu (13/9/2017), mengatakan bahwa tidat tepat waktunya untuk membentuk komite internasional untuk menyelidiki pelanggaran HAM oleh Arab Saudi dan kroninya di Yaman.

Dengan dukungan Amerika Serikat dan di bawah bayang-bayang kebungkaman masyarakat dunia, Arab Saudi melancarkan agresi brutal ke Yaman sejak Maret 2015 serta memblokade negara itu dari darat, udara dan laut.(MZ)

Sep 14, 2017 11:53 Asia/Jakarta
Komentar