• Tentara Suriah
    Tentara Suriah

Departemen Luar Negeri Suriah mengirim dua surat terpisah kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB dan Dewan Keamanan meminta mereka menghentikan kejahatan koalisi internasional anti Daesh pimpinan Amerika di negara ini.

IRIB News melaporkan, di dua surat tersebut dijelaskan, Suriah kembali meminta Dewan Keamanan secepatnya bertindak menghentikan kejahatan mengerikan dan melanggar hukum internasional serta HAM oleh koalisi internasional anti Daesh pimpinan AS di Suriah.

Suriah sebelumnya juga mengirim dua surat terpisah kepada dua lembaga internasional ini dan mengingatkan kejahatan koalisi pimpinan AS. Namun koalisi ini masih tetap melanjutkan kejahatannya dengan melakukan pembantaian terorganisir serta merusak infrastruktur Suriah di bawah bayang-bayang kebungkaman internasional.

Deplu Suriah menambahkan, jet tempur koalisi pimpinan AS pada 27 September menggunakan bom fosfor putih yang dilarang dunia internasional untuk membombardir desa al-Sur di sekitar Deir Ezzor. Serangan ini menewaskan dan menciderai sejumlah warga sipil.

Di dua suratnya tersebut, Deplu Suriah menekankan bahwa Damaskus kembali mengutuk agresi yang tercatat sebagai kejahatan perang dan anti kemanusiaan tersebut dan menyesalkan keterlibatan sejumlah negara yang mengklaim sebagai pelopor pembela HAM dan menghormati undang-undang internasional.

Amerika Serikat dan sejumlah mitranya sejak Agustus 2014 dengan dalih memerangi kelompok teroris Daesh, dan di luar koridor PBB serta tanpa ijin dari pemerintah Suriah membentuk koalisi internasional yang mereka sebut koalisi anti Daesh.

Menurut berbagai laporan resmi, Amerika dan sekutu Barat serta Arabnya merupakan pihak yang membentuk dan memberikan dukungan finansial serta senjata kepada kelompok teroris termasuk Daesh. (MF)

Sep 29, 2017 05:13 Asia/Jakarta
Komentar