• Mahmoud Abbas
    Mahmoud Abbas

Koran Times of Israel melaporkan, para pejabat Arab Saudi memberikan dua pilihan kepada pemimpin Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas, untuk menerima "prakarsa damai" Presiden Amerika Serikat Donald Trump, atau mengundurkan diri.

Mengutip laporan Kanal 10 televisi Israel, Times of Israel menyebutkan, Mahmoud Abbas enam hari lalu secara mengejutkan mendapat panggilan dari kantor Muhammad bin Salman, pangeran mahkota Arab Saudi, untuk segera ke Riyadh. Para pejabat Arab Saudi mendesak Abbas untuk mengambil jarak dengan Iran dan memutus hubungannya dengan Hizbullah Lebanon.

Koran Israel ini menambahkan, para pejabat Saudi secara tegas menyatakan kemarahan dan ketidakpuasan mereka pasca publikasi foto-foto pertemuan Saleh al-Aruri, Wakil Ketua Biro Politik Hamas dengan para pejabat Iran dalam kunjungan mereka ke Tehran pada bulan Oktober 2017 lalu.

Sementara itu, koran New York Times, mengutip keterangan para pejabat dan analis menulis, pemerintahan Trump sedang menyusun prakarsa damai antara Israel dan Palestina berdasarkan prinsip pembentukan dua pemerintahan.

Seorang penasehat tinggi Gedung Putih mengklaim bahwa dalam prakarsa Trump diupayakan penyelesaian isu-isu kontroversial seperti kondisi di al-Qods dan permukiman Zionis di Tepi Barat Sungai Jordan.

Adapun Ketua Biro Politik Hamas pada hari Ahad (12/11/20107) dalam pertemuan dengan para mahasiswa di Gaza menekankan bahwa Hamas akan tetap mempertahankan opsi muqawama (resistensi) dan tidak akan mengabaikannya, serta tidak akan pernah mengakui rezim Zionis Israel.(MZ)

Nov 13, 2017 16:48 Asia/Jakarta
Komentar