• militer Israel
    militer Israel

Dengan maksud mengantisipasi dampak keputusan Presiden Amerika Serikat mengumumkan bahwa Baitul Maqdis adalah ibukota rezim Zionis Israel, pasukan rezim itu mulai disiagakan.

IRIB (6/12) melaporkan, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, Selasa (5/12) malam, dalam rapat tertutup dengan komisi keamanan parlemen Israel, Knesset, menginstruksikan seluruh instansi rezim itu untuk bersiaga menghadapi dampak keputusan Donald Trump mengumumkan Al Quds sebagai ibukota resmi Israel.

PM Israel menegaskan, aparat keamanan Israel tidak punya informasi akurat terkait sejauh mana tingkat reaksi keputusan Trump tersebut bisa memperburuk situasi, akan tetapi seluruh pemukim Zionis harus bersiap menghadapi skenario terburuk.

Al Quds

Sarah Huckabee Sanders, Juru Bicara Gedung Putih dalam jumpa persnya hari Selasa (5/12) mengatakan, Donald Trump rencananya pada hari Rabu (6/12) akan mengumumkan keputusan terkait pemindahan Kedubes Amerika dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

Berita soal rencana pemindahan Kedubes Amerika itu spontan memicu protes keras dari sejumlah pemimpin negara Muslim dan Arab.

Mahmoud Abbas, Pemimpin Otorita Ramallah dalam pembicaraan teleponnya dengan Vladimir Putin, Presiden Rusia dan Paus Fransiskus, meminta keduanya untuk mencegah rencana pemindahan Kedubes Amerika ke Baitul Maqdis. (HS)

Dec 06, 2017 14:12 Asia/Jakarta
Komentar