• Kota Quds dengan Masjid al-Aqsa sebagai kiblat pertama kaum Muslim, adalah bagian integral dari Palestina.
    Kota Quds dengan Masjid al-Aqsa sebagai kiblat pertama kaum Muslim, adalah bagian integral dari Palestina.

Raja Yordania dan kepala Otoritas Palestina, memperingatkan tentang konsekuensi tindakan AS yang mengumumkan al-Quds sebagai Ibukota rezim Zionis Israel, dan menolak segala tindakan yang merusak status hukum dan historis kota Quds.

Seperti dilaporkan televisi Sky News, Raja Abdullah II dan Mahmoud Abbas bertemu di Amman, Kamis (7/12/2017) sore untuk membahas keputusan AS dan menegaskan bahwa langkah itu melanggar hukum internasional dan resolusi PBB.

"Setiap tindakan yang ditujukan untuk merongrong status hukum dan sejarah kota Quds, dianggap tidak sah dan akan memicu meningkatnya ketegangan dan kekerasan di kawasan dan seluruh dunia," tegas pernyataan bersama kedua pihak.

Raja Abdullah dan Abbas juga menekankan bahwa keputusan AS akan memiliki konsekuensi serius dan membangkitkan sentimen Muslim dan Kristen di dunia Arab dan di dunia Islam.

Kota Quds dengan Masjid al-Aqsa sebagai kiblat pertama kaum Muslim, adalah bagian integral dari Palestina dan merupakan salah satu tempat suci yang paling penting bagi umat Islam. (RM)

Dec 08, 2017 04:44 Asia/Jakarta
Komentar