• Trump dan Voting di Majelis Umum PBB
    Trump dan Voting di Majelis Umum PBB

Sekjen Pembebasan Palestina Wasel Abu Yusuf mengatakan, peratifikasian resolusi Quds di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan kekalahan besar bagi Amerika dan kemenangan lain bangsa Palestina.

Laman YJC.ir mengutip Sputnik melaporkan, Wasel Abu Yusuf menekankan, upaya Presiden AS Donald Trump menekan negara-negara anggota Majelis Umum PBB untuk menolak resolusi mendukung al-Quds tidak ada manfaatnya.

Donald Trump dan al-Quds

Sementara itu, Hassan Nafiah, dosen ilmu politik di Universitas Kairo Mesir terkait ancaman Amerika memutus bantuan kepada negara-negara yang melawan keputusan Trump soal al-Quds mengatakan, sikap Amerika seperti ini di tingkat hubungan internasional hingga kini belum pernah terlihat.

Pengamat Mesir ini menekankan, jika Amerika ingin melanjutkan kebijakan arogan dan ancamannya, maka Washington akan kehilangan hubungannya dengan negara lain.

Voting Quds di Majelis Umum

Resolusi pro al-Quds diratifikasi hari kamis (21/12) di Majelis Umum PBB dengan 128 suara mendukung, 9 menentang dan 35 abstain. Berdasarkan resolusi ini, PBB tidak akan mengakui Baitul Maqdis sebagai ibukota Israel.

Keputusan Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember 2017 yang mengakui al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis Israel dan instruksi relokasi kedubes negara ini dari Tel Aviv ke Jerusalem menuai reaksi dan protes besar-besaran di tingkat dunia. (MF)

Dec 23, 2017 19:17 Asia/Jakarta
Komentar