• Fatah
    Fatah

Gerakan Fatah Palestina menuntut upaya internasional untuk menyelesaikan sengketa Palestina supaya kebuntuan di proses politik dapat berakhir. Kebuntuan di proses perdamaian Palestina akibat berlanjutnya kebijakan proyek distrik Zionis dan dukungan Amerika terhadap rezim ilegal ini.

Menurut laporan kantor berita Anadolu Turki dari Ramallah, Komisi Pusat Fatah Jumat (12/1) usai bertemu dengan Mahmoud Abbas, ketua Otorita Ramallah di statemennya menekankan, keputusan Amerika terkait al-Quds dengan sendirinya mengakhiri peran negara ini sebagai pengawas di proses politik.

Palestina

Komisi Pusat Fatah di statemennya menekankan pentingnya pengakuan resmi negara independen Palestina sebagai dasar dan poros menjaga prinsip solusi pembentukan dua negara dan melawan arogansi Israel dalam menentang seluruh upaya internasional untuk menerapkan perdamaian dan stabilitas di kawasan dan dunia.

Di sidang ini juga dikaji persiapan penyelenggaraan sidang Dewan Pusat PLO yang rencananya digelar pada 14 Januari 2018 di kota Ramallah Tepi Barat Sungai Jordan.

Otorita Ramallah saat memprotes statemen Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember 2017 yang mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota Israel dan upaya negara ini merelokasi kedubesnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis, telah menangguhkan perundingan dengan pejabat Amerika untuk menghidupkan kembali perundingan damai. (MF)

Tags

Jan 13, 2018 12:41 Asia/Jakarta
Komentar