• António Guterres
    António Guterres

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengumumkan dukungan terhadap berbagai inisiatif untuk membangun kembali Irak dan menekankan bahwa rekonstruksi Irak harus disertai dengan rekonsiliasi nasional.

Menurut António Guterres, pada hari Rabu pada Konferensi Internasional Rekonstruksi Irak di Kuwait, menyerukan agar pemilu mendatang Irak sangat penting, dan bahwa setiap orang harus menikmati hak yang sama. Ditambahkannya, harus diambil langkah-langkah segera di bidang pendidikan dan penciptaan lapangan kerja untuk para pemuda dan perepuan yang terkena dampak krisis terorisme di Irak demi kemajuan perkembangan negara itu di semua bidang.

Sekretaris Jenderal PBB, mereaksi permintaan delegasi yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut untuk mendukung upaya melawan terorisme dan mengatakan, "Irak telah menutup pintu dari masa lalu yang memilukan, dan konferensi ini sekarang adalah harapan bagi sebuah bangsa yang tertindas."

António Guterres

Konferensi Internasional Rekonstruksi Irak telah dimulai di Kuwait pada hari Senin, 12 Februari, dengan partisipasi aktivis perbankan, pengusaha dan pejabat dari lebih dari 50 negara.

Menurut laporan berbagai sumber berita, negara-negara yang berjanji akan berinvestasi di Irak adalah Turki yang menyumbang lima miliar dolar, Bank Dunia 4,7 miliar dolar, Kuwait dua miliar dolar , Qatar dengan satu miliar dolar, Jepang 600 juta USD  dan Uni Eropa 400 juta USD pada Konferensi Internasional Rekonstruksi Irak di Kuwait.(MZ)

Tags

Feb 14, 2018 19:40 Asia/Jakarta
Komentar