• Ahed Tamimi, aktivis Palestina diadili di pengadilan rezim Zionis Israel.
    Ahed Tamimi, aktivis Palestina diadili di pengadilan rezim Zionis Israel.

Ketua Studi dan Dokumentasi Lembaga Penanganan Urusan Tahanan dan Pembebasan Palestina Abdel Nasser Farauna mengatakan, rezim Zionis Israel sejak Intifada al-Quds hingga sekarang telah menangkap 455 anak perempuan dan wanita Palestina.

"Rezim Zionis (Israel) saat ini juga menahan 60 perempuan Palestina, di mana 10 dari mereka adalah anak perempuan. Delapan dari perempuan yang ditahan itu juga dalam kondisi terluka dan beberapa wanita sedang sakit," imbuhnya seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.

 

Selain itu, lanjut Farauna, semua perempuan Palestina yang ditangkap juga mengalami penyiksaan.

 

Aktivis hukum dari lembaga penanganan urusan Palestina dan organisasi pendukung urusan perempuan ini menuntut agar ada dukungan kepada para tahanan perempuan Palestina yang telah terbebas dari penjara Israel.

 

Rakyat Palestina memulai Intifada al-Quds Menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis pada tanggal 6 Desember 2017 dan kesiapan untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke al-Quds.

 

Sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Urusan Tahanan Palestina, Issa Qaraqe mengumumkan bahwa sejak tahun 1967 hingga sekarang, sekitar 15.000 perempuan Palestina ditangkap oleh pasukan keamanan rezim Zionis. (RA)

 

Tags

Mar 08, 2018 18:11 Asia/Jakarta
Komentar