• Bashar Assad bertemu disambut penduduk Ghouta Timur
    Bashar Assad bertemu disambut penduduk Ghouta Timur

Situs resmi kepresidenan Suriah mempublikasikan foto-foto Presiden Bashar Assad saat berkunjung ke Ghouta Timur, Rif Damaskus dan membubuhkan catatan di bawahnya, "Presiden Suriah, Ahad (18/3/2018) mengunjungi Ghouta Timur."

Kunjungan Bashar Assad ke Ghouta Timur, yang merupakan garis depan pertempuran pasukan pemerintah Suriah melawan teroris, mendapat sambutan luas dari personil militer dan penduduk setempat. Perkembangan Suriah terutama di Ghouta Timur selama beberapa hari terakhir menghias halaman muka media-media dunia.

Pasca kemenangan demi kemenangan yang diraih pasukan pemerintah Suriah bersama sekutu-sekutunya atas Daesh dan kelompok teroris lainnya di timur, utara dan barat daya negara itu, dalam beberapa pekan terakhir konsentrasi mereka dipusatkan ke Ghouta Timur.

Ghouta Timur adalah salah satu wilayah penting dan strategis karena terletak di dekat ibukota Suriah, Damaskus dan berpenduduk sekitar 400.000 jiwa. Lebih dari itu, wilayah ini berdekatan dengan bandara internasional Damaskus.

Oleh karena itu, kelompok-kelompok teroris dukungan Barat-Arab mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menguasai Ghouta Timur sehingga bisa membuka jalur untuk menerobos masuk ibukota Suriah. Lepasnya Ghouta Timur dari tangan teroris berarti runtuhnya benteng terakhir teroris dan pupusnya harapan mereka untuk menduduki ibukota Suriah.

Di sisi lain, berlanjutnya serangan mortir dan roket teroris ke Damaskus yang menewaskan dan melukai penduduk sipil adalah pelanggaran tegas terhadap kesepakatan pembentukan zona de eskalasi, dan masalah ini semakin membulatkan tekad pemerintah Suriah untuk mengakhiri keberadaan teroris di negara itu.

Ghouta Timur

Militer Suriah hingga kini berhasil membebaskan 80 persen wilayah kota Ghouta Timur dari pendudukan teroris. Meski negara-negara sponsor teroris berusaha menjadikan isu Ghouta Timur sebagai kartu truf untuk dimainkan dalam perundingan politik, namun sepertinya masalah Ghouta Timur berbalik menguntungkan Suriah.

Pendudukan teroris asing bayaran Barat dan Arab di Ghouta Timur yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun, selalu meninggalkan jejak keterlibatan negara-negara pendukung teroris di wilayah yang dekat ibukota Suriah itu. Tak dipungkiri, mereka berusaha menjadikan isu Ghouta Timur sebagai alat untuk menekan Damaskus.

Lagi-lagi karena posisinya yang sangat strategis, operasi pembebasan Ghouta Timur dari tangan teroris oleh pasukan pemerintah Suriah, justru memicu kemarahan para pendukung teroris. Pihak-pihak yang mendukung teroris itu bahkan sampai mendesak dikeluarkannya resolusi gencatan senjata Dewan Keamanan PBB, menyalahgunakan isu HAM dan kemanusiaan, dengan harapan bisa memberi waktu lebih panjang kepada para teroris untuk selamat dari kepungan tentara Suriah.

Kantor berita Sputnik melaporkan, posisi pasukan pemerintah Suriah di Ghouta Timur dan terputusnya bantuan langsung Amerika serta pendukung teroris lainnya kepada teroris menyebabkan mereka terpaksa melancarkan perang lunak terhadap pemerintah Suriah untuk mengalahkan poros perlawanan di Ghouta Timur.

Kubu Barat-Arab selama ini, setiap kali pasukan pemerintah Suriah berusaha merebut Ghouta Timur, selalu melancarkan propaganda media luas dan perang psikologis dengan melemparkan tuduhan-tuduhan tak berdasar seperti penggunaan senjata kimia oleh militer Suriah, dengan maksud menggagalkan operasi pembebasan Ghouta Timur. (HS/PH)

Tags

Mar 20, 2018 16:05 Asia/Jakarta
Komentar