• Raja Salman bin Abdul Aziz
    Raja Salman bin Abdul Aziz

Surat kabar Almanar dalam sebuah laporannya menjelaskan bahwa Raja Arab Saudi merupakan tokoh di balik hubungan Saudi dan Israel, seraya menulis, Raja Salman bin Abdul Aziz sejak awal tahun 1990 telah menjalin hubungan dengan Israel.

Menurut laporan IRIB hari Rabu (18/4), surat kabar Palestina Almanar dalam laporannya mengutip sumber terpercaya mengungkapkan, ada kontak rahasia antara Salman bin Abdul Aziz, Raja Arab Saudi dengan Israel. Hal itu dilakukannya sejak menjabat sebagai Gubernur Riyadh dengan pribadi seperti Yitzhak Rabin, mantan Perdana Menteri Israel.

Sesuai dengan laporan ini, Salman bin Abdul Aziz sejak dekade 1990-an telah memulai hubungan dengan Israel. Hubungan tersebut hanya diketahui oleh tokoh-tokoh senior keluarga Al Saud  yang berlanjut hingga kini, di mana anaknya Mohammed bin Salman beberapa tahun belakangan melanjutkan hubungan tersebut lebih erat.

Mohammed bin Salman

Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi dalam wawancara dengan majalan Amerika The Atlantic baru-baru ini mengatakan, Riyadh memiliki banyak kepentingan bersama dengan Israel, dan bila normalisasi hubungan dilakukan, maka banyak keuntungannya bagi Israel dan negara-negara Arab Teluk Persia, begitu juga negara Arab lain seperti Mesir dan Yordania. Oleh karenanya, Israel berhak memiliki tanah air.

Sesuai dengan laporan koran Almanar, pertemuan-pertemuan Raja Arab Saudi saat ini dengan para pemimpiin Israel selama bertahun-tahun kebanyakan dilakukan di negara Inggris dan Maroko.

Laporan ini dipublikasikan saat Salman bin Abdul Aziz dalam pidato terbarunya dalam KTT Liga Arab Ke-29 di kota Dhahran, Arab Saudi menyebut sidang ini sebagai "Sidang Quds".

Daoud Shahab, Juru bicara Jihad Islam Palestina menyatakan, ketika Putra Mahkota Arab Saudi mengakui keberadaan rezim zionis Israel di tanah air Palestina sebenarnya ini adalah skandal besar bagi negara-negara Arab.(SL/PH)

Tags

Apr 18, 2018 23:18 Asia/Jakarta
Komentar