• Front al-Nusra
    Front al-Nusra

Kelompok-kelompok teroris yang berafiliasi dengan Amerika Serikat berencana untuk menggelar operasi militer secara luas untuk membentuk sebuah wilayah bagi mereka di Daraa, Suriah selatan.

Menurut IRNA, jaringan televisi al-Mayadeen mengutip sumber militer Rusia pada hari Kamis (19/4/2018) menyebutkan bahwa jumlah pasukan yang tergabung dalam operasi tersebut mencapai 12.000 orang.

 

Sebagian besar dari mereka berasal dari Front al-Nusra dan kelompok yang disebut sebagai FSA (Free Syrian Army).

 

Sebuah penyeberangan antara Palestina pendudukan (Israel) dan Yordania hingga perbatasan selatan Suriah telah dibuat untuk mengirim senjata-senjata berat kepada kelompok-kelompok tersebut.

 

Sumber militer Rusia itu menambahkan, tujuan kelompok-kelompok anti-Suriah yang didukung oleh AS itu adalah ingin menggantikan front baru di Daraa tersebut menjadi sebuah front seperti di Eufrat Timur, di mana ada Pasukan Demokratik Kurdi Suriah yang didukung oleh AS.

 

Menurutnya, hal ini menjadi mungkin bahwa Barat untuk menjustifikasi agresinya ke Suriah dan mendukung kelompok-kelompok teroris akan mengulang kembali klaim penggunaan senjata kimia.

 

Dua wilayah; Daraa dan Idlib di barat daya dan barat laut Suriah masih diduduki kelompok-kelompok teroris Front al-Nusra dan FSA. (RA)

 

Tags

Apr 19, 2018 19:42 Asia/Jakarta
Komentar