• Suriah
    Suriah

Surat kabar al-Akhbar Lebanon dalam sebuah laporan menyebutkan, Komite Nasional Suriah untuk Pelaksanaan Kesepakatan Pelarangan Senjata Kimia memperingatkan kemungkinan serangan kimia palsu di salah satu daerah yang dikontrol oleh Pasukan Demokratik Suriah dan pasukan Amerika Serikat di timur Sungai Eufrat.

Menurut IRIB, Rabu (30/5/2018), kantor berita Suriah, SANA mengutip sebuah sumber di Komite Nasional Suriah mengabarkan bahwa komite ini memperoleh informasi lengkap tentang  kerja sama kelompok teroris Daesh (ISIS) dengan pasukan AS, bahkan beberapa keluarga mereka yang dibawa ke pangkalan AS di ladang minyak al-Jafra telah dilatih dan diperintahkan untuk merancang skenario bahwa pasukan Suriah menyerang mereka dengan roket yang berisi bahan kimia.

 

Sumber itu menambahkan, militer AS dengan koordinasi Pasukan Demokratik Suriah akan memprovokasi pasukan Suriah yang berada di sekitar ladang minyak al-Jafra, dan kemungkinan skenario itu akan dilakukan di salah satu desa di luar ladang minyak tersebut.

 

Pada 14 April, militer Amerika Serikat, Perancis dan Inggris telah menembakkan lebih dari 100 rudal ke berbagai wilayah Suriah, namun unit pertahanan udara negara ini berhasil menangkis sedikitnya 71 rudal dari 103 rudal yang ditembakkan.

 

Serangan tersebut dilancarkan AS dan sekutunya dengan dalih mereaksi serangan kimia di Douma Suriah dan tuduhan terhadap negara ini sebagai pelaku serangan tersebut.

 

Banyak pakar menilai tuduhan pengunaan senjata kimia oleh Suriah sebagai upaya untuk menyesatkan opini publik dan membalikkan fakta dari berbagai kemenangan terbaru militer Suriah dalam menghadapi kelompok-kelompok teroris. (RA)

 

Tags

Mei 30, 2018 17:13 Asia/Jakarta
Komentar