• Jihad Islam Palestina
    Jihad Islam Palestina

Salah satu anggota senior gerakan Jihad Islam Palestina, Khader Habib mengatakan, Hari Quds Sedunia adalah hari untuk menyingkirkan sentimen kesukuan, perbedaan mazhab dan mempererat persatuan di antara umat Islam untuk meraih tujuan.

Khader Habib, Jumat (8/6/2018) dalam wawancara dengan IRNA menyinggung penetapan Hari Quds Sedunia oleh Imam Khomeini di awal kemenangan Revolusi Islam Iran dan menuturkan, hari ini penting untuk mengorganisasi, memperkuat dan meningkatkan upaya persatuan umat Islam, menghapuskan perpecahan dan mencegah penyalahgunaan.

Menurut anggota senior Jihad Islam itu, seruan untuk rekonsiliasi dan saling mendekatkan di antara umat Islam di seluruh dunia adalah hal yang urgen.

"Demi kebebasan Masjid Al Aqsa dari tangan rezim Zionis Israel yang selalu menciptakan kerusakan di setiap tempat, persatuan hati umat Islam adalah satu-satunya jalan keluar," ujarnya.

Lebih lanjut Khader Habib menekankan pentingnya upaya dan peran umat Islam dalam mewujudkan cita-cita Hari Quds Sedunia dan menjelaskan, Hari Quds adalah momentum penting di jalan perjuangan hak melawan batil yaitu Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel serta para pendukungnya.

Hari Quds Sedunia

Habib menerangkan, bersamaannya peringatan Hari Quds Sedunia dengan pawai Hak Kembali di Gaza, membawa pesan bagi masyarakat dunia.

"Berlanjutnya komitmen rakyat Palestina dan umat Islam untuk melakukan perlawanan hingga kemerdekaan Palestina dan kembalinya seluruh pengungsi ke tanah air mereka, juga kebijakan Israel dan Amerika untuk mengubah identitas Al Quds dan sejarah panjang kota ini, termasuk di antara pesan tersebut," imbuhnya.

Pejabat senior Palestina itu mengajak masyarakat dunia untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa jutaan orang di Hari Quds Sedunia bersama rakyat Palestina di Gaza dan wilayah Palestina lainnya.

"Partisipasi dalam pawai ini adalah jawaban tegas atas rezim-rezim kawasan yang ingin memulihkan hubungan dengan Israel dan menghapus masalah Palestina," pungkasnya. (HS)

Tags

Jun 08, 2018 16:30 Asia/Jakarta
Komentar