• Sayid Hasan Nasrullah
    Sayid Hasan Nasrullah

Salah satu agenda utama pidato Sayid Hasan Nasrullah, sekjen Hizbullah selama beberapa bulan terakhir adalah pemberantasan korupsi di Lebanon.

Korupsi merupakan isu umum di kebanyakan negara-negara kawasan Asia Barat dan Lebanon juga tidak terkecuali. Poin penting terkait Lebanon adalah negara ini berbeda dengan kebanyakan negara Asia Barat, memiliki pemerintahan rentier dan pendapatannya tidak tergantung pada sumber energi.

 

Meski demikian skandal korupsi di Lebanon cukup marak di mana Sayid Hasan Nasrullah di pidatonya pda 25 Mei lalu bertepatan dengan pembebasan Lebanon menyebut pemberantasan praktek korupsi di negara ini menjadi prioritas kedua di pemerintahan mendatang setelah resistensi melawan penjajah Zionis dan terorisme.

 

Transparansi Internasional (TI) di tahun 2016 mencantumkan Lebanon di urutan ke 136 di antara 176 negara dunia dari sisi indeks korupsi dan berada di antara 50 negara dunia yang terdepan di kasus korupsi. Praktek korupsi di Lebanon cenderung melalui penyalahgunaan jabatan oleh aparat pemerintah. Pejabat pemerintah mengedepankan kepentingan ekonomi pribadinya ketimbang kepentingan ekonomi nasional dan dengan membentuk mafia ekonomi sedikit banyak telah menciptakan kendala besar sistem politik di negara ini.

 

Di sektor properti, pajak dan perbankan lebih rentan terkena skandal korupsi ketimbang sektor lainnya. Koran al-Akhbar cetakan Lebanon terkait hal ini melaporkan, "Selama proses pemberantasan korupsi ditemukan jaringan mafia perbankan dan properti di pemerintah. Beberapa bulan lalu, di salah satu sidang parlemen yang membahas gaji, hampir seluruh anggota hadir, namun ketika sidang membahas pajak yang berkaitan dengan bank dan properti, satu demi satu anggota parlemen mulai meninggalkan ruang sidang, karena mereka termasuk anggota dewan administrasi bank atau perusahaan konstruksi properti atau pengacara mereka."

 

Ketergantungan finansial sejumlah petinggi terkemuka di pemerintahan Lebanon kepada negara-negara asing khususnya Arab Saudi telah membentuk model lain korupsi yang membuat independensi negara ini dalam mengambil keputusan di kebijakan luar dan dalam negeri menjadi lemah. Ketergantuan finansila kepada negara asing dan penyelewengan sejumlah petinggi mendorong proses pemberantasan korupsi di Lebanon yang dimulai sejak tahun 2014 tidak cukup memuaskan.

Ilustrasi Korupsi dan Suap

 

Oleh karena itu, Sayid Hasan Nasrullah ketika masa kampanye pemilu parlemen dan setelah pemilu menggulirkan salah satu prioritas pemerintah mendatang adalah pemberantasan serius korupsi. Hal ini dengan harapan Hizbullah juga akan menjadi pelopor di bidang pemberantasan korupsi sama seperti posisinya yang terdepan dalam menjamin keamanan Lebanon.

 

Tujuan utama Hizbullah memerangi korupsi adalah menjaga baitul mal (uang negara) dan tak diragukan lagi perealisasian tujuan ini mampu menjadi peluang bagi pertumbuhan ekonomi negara ini dan mereduksi kendala kesulitan hidup warga. (MF)

 

 

Jun 18, 2018 20:02 Asia/Jakarta
Komentar