• Pasukan al-Hashd al-Shaabi Irak dan militer negara ini.
    Pasukan al-Hashd al-Shaabi Irak dan militer negara ini.

Pasukan al-Hashd al-Shaabi Irak memperingatkan dampak serangan jet tempur Amerika Serikat terhadap markas pasukan ini di perbatasan Irak dan Suriah.

Seperti dilansir IRNA, al-Hash al-Shaabi dalam reaksi resminya pada hari Senin (18/6/2018) menegaskan bahwa kedaulatan nasional Irak adalah garis merah.

 

Hal itu ditegaskan pasukan al-Hashd al-Shaabi dalam sebuah pernyataan ketika mereaksi serangan jet tempur AS pada Minggu malam ke markas pasukan tersebut di distrik Abu Kamal (al-Bukamal) di perbatasan Irak-Suriah.

 

"Al-Hashd al-Shaabi yang berada di samping pasukan bersenjata Irak lainnya dan di bawah komando Angkatan Bersenjata berada berada di jalur untuk mempertahankan negara dan tidak akan membiarkan darah perlawanan, para pembela tanah air dan kehormatan Irak, terinjak-injak," tegas pernyataan itu.

 

Disebutkan pula bahwa pada Minggu malam, sebuah jet tempur AS menembakkan dua rudal ke arah markas Brigade 45 dan 46 al-Hashd al-Shaabi yang bertugas menjaga garis perbatasan dengan Suriah. Serangan ini menyebabkan 22 pasukan tewas dan 12 lainnya terluka.

 

Al-Hashd al-Shaabi menilai serangan AS tersebut sebagai balas dendam terhadap pasukan Irak yang telah membersihkan Abu Kamal dari keberadaan kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS). Serangan itu juga dianggap sebagai upaya untuk memberikan peluang kepada kelompok-kelompok teroris untuk menduduki kembali perbatasan Irak-Suriah.

 

Pasukan al-Hashd al-Shaabi menuntut pembentukan komite untuk menyelidiki rincitan serangan jet tempur AS. (RA)

 

Tags

Jun 19, 2018 06:37 Asia/Jakarta
Komentar