• militer Suriah
    militer Suriah

Militer Suriah mengkonfirmasikan pembebasan total kota Daraa di selatan negara ini. Pembebasan Daraa memiliki nilai strategis sangat penting bagi operasi pemberantasan terorisme di negara ini.

Salah satu poin strategisnya adalah Daraa, merupakan titik awal protes warga Suriah yang kemudian ditunggangi kelompok teroris. Oleh karena itu, Daraa disebut-sebut sebagai titik kelahiran revolusi di Suriah. Sebagian besar wilayah provinsi Daraa dalam tujuh tahun terakhir diduduki oleh kelompok teroris.

 

Posisi geografis Daraa merupakan poin strategis kedua dari pembebasan kota tersebut. Daraa adalah kota terdekat dengan perbatasan Yordania dan wilayah Palestina pendudukan. Daraa menjadi jalur penyeberangan bebas anasir kelompok teroris Takfiri yang didukung AS dan Israel.

 

Rezim Zionis dan AS mendukung kelompok-kelompok bersenjata di provinsi Daraa untuk menekan pemerintah Suriah. Namun sekarang alat penekan Tel Aviv dan Washington tersebut telah diberantas.

 

Majalah mingguan al-Usbu terbitan Mesir menyinggung pentingnya letak geografis Daraa dan menulis, "Pentingnya pembebasan Daraa tidak lebih kecil dari wilayah lain di Suriah, karena pemerintah Suriah mengetahui dengan baik rencana dan skenario disintegrasi negara ini. Berdasarkan skenario tersebut, menurut rencana untuk menjamin pendudukan penuh wilayah Houdh al-Yarmuk oleh rezim Zionis,  Daraa juga akan dimasukkan dalam wilayah pendudukan sehingga berkas Dataran Tinggi Golan dapat ditutup untuk selamanya.

Peta wilayah Daraa 

 

Masalah lain yang sangat urgen secara geografis di Daraa adalah pembebasan wilayah ini akan mempermudah pembebasan banyak wilayah seperti di provinsi Quneitra. Di sisi lain, pihak oposisi Suriah sebelumnya memanfaatkan wilayah Daraa untuk lalu-lalang para anasir bersenjata ke dalam negeri. Namun setelah ini, tidak ada lagi anasir teroris dan bersenjata yang dapat melintasi wilayah tersebut.  Selain itu, Daraa yang berdekatan dengan Damaskus akan menguntungkan pemerintah Suriah untuk memperkuat keamanan ibu kota.

 

Poin lain yang perlu diperhatikan adalah, pembebasan Daraa akan menjadi langkah penting untuk mengakhiri operasi militer dan dimulainya perundingan demimencari solusi diplomatik atas krisis Suriah. Ali al-Ghulaf dalam analisisnya yang diterbitkan situs berita al-Ikhbar menulis, "Pembebasan kota Daraa merupakan titik akhir dari operasi militer Suriah dan diharapkan dengan pembebasannya, semua pihak yang bermimpi dapat menjatuhkan Damaskus dari front selatan, akan putus asa. Kondisi Daraa dan selatan Suriah secara keseluruhan memberikan angin segar berakhirnya perang."

 

Pembebasan Daraa dan kontrol penuh militer Suriah atas wilayah tersebut akan menggagalkan makar pengotakan wilayah berdasarkan etnis sebagaimana yang telah diupayakan oleh AS, rezim Zionis dan Arab Saudi. Menyusul kemenangan di Daraa, selain di medan pertempuran, pemerintah Suriah juga sekarang mampu tampil lebih unggul di meja perundingan.(MZ)

Jul 14, 2018 18:51 Asia/Jakarta
Komentar