Aug 25, 2018 10:51 Asia/Jakarta
  • Aramco
    Aramco

Untuk menyelamatkan Aramco National Oil Company dan menghentikan penjualan sebagian saham perusahaan energi besar ini di pasar keuangan, Arab Saudi mulai meminta bantuan dari bank-bank internasional.

Rezim Al Saud berhenti memasok bursa saham Perusahaan Minyak Nasional "Aramco" pada 22 Agustus, menyusul kekhawatiran keamanannya.

 

Menurut laporan IRNA mengutip Financial Times, setelah penangguhan penjualan saham Aramco, Bank Sentral Saudi berusaha untuk mendapatkan pinjaman 11 miliar dolar dari bank-bank internasional.

 

Selain menghentikan penjualan saham Aramco di pasar domestik dan asing, Riyadh juga memecat para penasihat keuangan dalam program tersebut.

 

Bujet militer rezim Arab Saudi terutama dalam perang terhadap rakyat Yaman, merupakan faktor utama di balik krisis keuangan yang dihadapi Riyadh.

 

Perang koalisi Saudi telah menimbulkan berbagai kerugian finansial dan keuangan bagi dua negara anggota koalisi, Arab Saudi dan UEA, sehingga para ahli percaya bahwa dari kalkulasi paling optimis, perang itu setiap hari menelan biaya 200 juta dolar bagi pemerintah Riyadh.(MZ)

Tags

Komentar