• Militer Israel
    Militer Israel

Koran Haaretz dalam laporannya menyebutkan, selama 50 tahun lalu militer Israel meski terus melanjutkan haus perangnya, tapi tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk menentukan hasil perang.

Kantor Berita Qudsna mengutip laman Arab 21 melaporkan, Rogel Alpher, Penulis Israel di koran Haaretz menyebut bodoh petinggi Israel pendukung kebijakan haus perang Avigdor Lieberman dan mengungkapkan, semangat pantang penyerah Hamas dan pengalaman tiga perang sebelumnya, ketidakmampuan militer Israel melawan kubu muqawama terbukti benar.

Tentara Israel

 

Penulis Israel ini seraya mengisyaratkan tewasnya sejumlah militer Israel di perang pertama dan kedua Lebanon serta operasi di Gaza mengatakan, petinggi Israel hidup dalam ketidakmampuan menganalisa dengan benar kondisi mereka dalam melawan pasukan muqawama.

 

Mantan Menteri Peperangan Israel, Avigdor Liebeman dalam wawancaranya dengan kanal 12 televisi rezim ini mengakui, tidak ada yang mampu menumbangkan Hamas di Jalur Gaza dengan menggunakan kekuatan militer.

 

Laman DEPKA dalam laporannya menyatakan, alasan petinggi Israel menyetujui gencatan senjata terbaru tanpa meraih prestasi militer apapun di Gaza adalah ketakutan mereka jika sistem anti rudalnya di sekitar Gaza akan menjadi target muqawama.

 

Pejuang muqawama pekan lalu saat membalas agresi Israel ke Jalur Gaza menembakkan lebih dari 470 rudal dan roket dari Gaza ke arah bumi pendudukan.

 

 

Tags

Nov 20, 2018 14:46 Asia/Jakarta
Komentar