Dec 11, 2018 12:00 Asia/Jakarta
  • Presiden Suriah Bashar Assad
    Presiden Suriah Bashar Assad

Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengatakan, wilayah Suriah yang masih diduduki oleh kelompok teroris dalam waktu dekat akan direbut kembali.

Menurut laporan IRIB, Bashar al-Assad Senin (10/12) saat diwawancarai Koran Oman Daily seraya menjelaskan sikap Damaskus terkait wilayah yang masih diduduki teroris di Idlib dan timur Furat mengatakan, wilayah ini dalam waktu dekat akan dibebaskan, karena kami tidak akan mengijinkan wilayah Suriah dipecahbelah.

Bashar Assad

 

Seraya mengisyaratkan bahwa perang terhadap Suriah telah dimulai sejak 20 tahun lalu dan peristiwa tahun 2011 bukan awal, Assad mengungkapkan, sejak tahun 1967 media sosial banyak menyebarkan kebohongan dengan tujuan khusus dan puncaknya adalah taun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan sejumlah negara.

 

Bashar Assad seraya menekankan bahwa seluruh anasir asing yang memunculkan krisis di Suriah telah musnah mengingatkan, tujuan pemerintah untuk kedepan adalah memulihkan posisi Suriah di kawasan.

 

Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serangan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, AS dan sekutunya untuk mengubah konstelasi kawasan demi keuntungan rezim Zionis Israel.

 

Militer Suriah baru-baru ini dengan bantuan penasehat militer Iran dan dukungan Rusia berhasil mengakhiri petualangan Daesh di negara ini. Sementara itu, kelompok teroris lainnya juga mulai mengalami kehancuran. (MF)


 

 

Tags

Komentar