Feb 19, 2019 21:03 Asia/Jakarta
  • Pasukan rezim Zionis Israel.
    Pasukan rezim Zionis Israel.

Pasukan rezim Zionis Israel menutup gerbang al-Rahmah menyusul protes jemaah Palestina atas apa yang disebut sebagai upaya rezim ilegal ini untuk mengubah status gerbang tersebut.

Mereka juga menangkap sejumlah jemaah Palestina dan melakukan penganiayaan serta menutup semua gerbang yang mengarah ke Masjid Al Aqsa.

Jemaah shalat Palestina bentrok dengan pasukan rezim Zionis di kompleks Masjid al-Aqsa, timur al-Quds pendudukan pada Senin, 18 Februari 2019.

Polisi Zionis pada Minggu malam memasang kunci baru di gerbang yang mengarah ke gerbang bersejarah, Bab al-Rahmah di dinding timur Kota Tua al-Quds. Tindakan ini menuai protes jemaah shalat Palestina.

Menurut Middle East Eye, seorang anggota Wakaf Agama Islam Palestina mengatakan, Israel telah menutup area Gerbang al-Rahmah sejak 2003 atas perintah pengadilan.

"Daerah ini adalah bagian dari 144 ribu meter persegi kompleks al-Aqsa. Semua gerbang, tangga, kubah dan pekarangannya adalah bagian dari masjid. Jika orang tidak memprotes hari ini terhadap tindakan ([Israel) ini, itu akan memiliki konsekuensi, seperti memisahkan bagian ini dari masjid al-Aqsa dan merebutnya, " kata Hatem Abdel Qader.

Dia menambahkan meskipun ukuran Bab al-Rahmah besar, namun polisi Israel melarang staf dan pekerja Wakaf Agama Islam yang mengelola al-Aqsa untuk menggunakannya memasuki kompleks.

Meskipun di bawah pendudukan Israel, kompleks al-Aqsa masih dikelola oleh Wakaf Islam Palestina.

Pemukim Zionis secara teratur memasuki kompleks Masjid al-Aqsa dengan dukungan pasukan Israel. Mereka sering melakukan ritual Yahudi di situs ini meskipun ada peraturan yang melarang ibadah non-Muslim di situs tersebut.

Warga Zionis percaya bahwa kompleks Masjid al-Aqsa berdiri di atas tempat Kuil Kedua milenium dulu berdiri, dan beberapa aktivis sayap kanan Zionis menyerukan penghancuran kompleks al-Aqsa untuk membuka jalan bagi Kuil Ketiga.

Para pemukim Zionis juga berusaha menggalang dukungan bagi peningkatan kehadiran mereka di situs tersebut melalui kunjungan harian untuk mengubah status quo agama dari kompleks al-Aqsa. (RA)

Tags

Komentar