Sep 11, 2019 20:21 Asia/Jakarta
  • rudal Yaman
    rudal Yaman

Surat kabar rezim Zionis Israel mengakui peningkatan kekuatan politik dan militer Ansarullah Yaman dan menyebut hal itu telah membangkitkan kekhawatiran Tel Aviv.

Fars News (11/9/2019) melaporkan, surat kabar Jerusalem Post mengabarkan ketakutan Israel atas kekalahan Arab Saudi dalam perang Yaman dan keruntuhan koalisi Riyadh.

Dalam artikel yang ditulis Jonathan Spyer di Jerusalem Post disebutkan, kelompok Houthi membuktikan dominasi mereka atas wilayah-wilayah yang didudukinya, dan memberikan legitimasi pada pemerintahannya, inilah yang membuat Israel cemas.

Spyer menambahkan, Ansarullah adalah bagian dari koalisi yang diperangi oleh Israel secara terbuka dan tersembunyi. Sekarang Ansarullah bukan pasukan gerilyawan lagi yang berhasil merebut Sanaa pada 2015. 

Menurutnya, karena banyak faktor Houthi sudah sangat percaya diri karena kekuatan militernya. Ansarullah juga berlaku seperti sebuah pemerintahan resmi di level diplomasi dan menetapkan duta besar di Iran.

Di bidang militer, katanya, Houthi seperti Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC atau Hizbullah Lebanon, mampu mengoperasikan sistem pertahanan udara semacam Fater-1 dan Thaqib-1, dan kita menyaksikan sistem pertahanan ini pada 7 Juli 2019 berhasil menembak jatuh drone canggih Amerika, M-9 Reaper. (HS)

Tags

Komentar