• Tolak Pelanggan Berjilbab, Pesalon di Norwegia Diadili

Seorang penata rambut di Norwegia dihadirkan ke pengadilan setelah menolak pelanggan Muslimah yang mengenakan jilbab.

Seperti dilansir AFP dari Oslo, Merete Hodne pada Kamis (8/9/2016) dihadirkan ke pengadilan dan terancam hukuman enam bulan penjara karena diskriminasi agama setelah menolak seorang pelanggan Muslimah, Malika Bayan untuk perawatan rambut di salon miliknya.

Media-media Norwegia melaporkan bahwa Merete Hodne (47 tahun) adalah mantan aktivis gerakan Islamophobia seperti PEGIDA.

Malika Bayan (24 tahun) mengatakan kepada media bahwa ia merasa sangat dipermalukan karena mendapat perlakukan seperti itu di tempat umum di negaranya sendiri. (RM)

Sep 09, 2016 16:01 Asia/Jakarta
Komentar